All posts by arfan

Beberapa Hal yang Harus Anda Perhatikan Saat Merawat Lansia

Dalam merawat lansia ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan

 

Menurut data dari Kementerian Kesehatan, seseorang dapat di katakan sebagai lansia adalah mereka yang telah memasuki usia di atas 60 tahun atau lebih. Lansia sangat memerlukan perhatian khusus, karena kemampuan tubuhnya yang tidak sesehat atau sekuat yang dulu. Merawat lansia bisa di katakana tidak mudah akan tetapi tidak juga sulit untuk di lakukan

Beberapa hal berikut ini penting untuk Anda perhatikan dalam merawat lansia.

1. Ketahui batasan normal tekanan darah

Setiap orang memiliki standar tertentu jika terkait dengan masalah kesehatan. Misalnya, jika tekanan darah Anda biasanya 120/80 dan jika tiba-tiba tekanan darah Anda naik ke 130/90, Anda tahu ada sesuatu yang salah dan harus diperhatikan. Hal tersebut pun sama terhadap lansia. Mengetahui angka yang biasa tertera di laporan kesehatan seorang lansia dapat membantu Anda mendeteksi lebih awal jika ada yang tidak beres dengan keadaan lansia.

Sebagai perbandingan, tekanan darah yang terbilang normal adalah 120/80. Jika lebih tinggi dari 120/80 tapi kurang dari 140/90, maka keadaan tersebut dikatakan sebagai pre hipertensi, lebih dari 140/90 maka sudah tergolong hipertensi.

Tetapi ada baiknya Anda ingat bahwa semua nilai-nilai laboratorium ataupun pemeriksaan klinis juga bergantung dari faktor usia maupun jenis kelamin. Misalnya, nilai laju endap darah pada perempuan dan pada usia lanjut lebih tinggi jika dibandingkan dengan pria dan usia muda. Atau jika seorang lansia mengalami diabetes maka tekanan darahnya tidak boleh lebih dari 130/80. Karena itu, mengetahui berapa biasanya standar angka-angka tersebut pada lansia akan sangat membantu terutama jika Anda merawat lansia yang sudah memiliki penyakit sebelumnya.

2. Memperhatikan asupan gizi

Kebutuhan gizi yang di perlukan di tiap tahap kehidupan tentunya berbeda, tidak terkecuali bagi lansia. Bagi laki-laki yang memasuki usia 65 sampai 80 tahun disarankan untuk mengonsumsi 1900 kkal per hari dan yang berusia di atas 80 tahun membutuhkan 1525 kkal per harinya. Sementara perempuan berusia 65-80 tahun membutuhkan 1500 kkal dan yang berusia di atas 80 tahun membutuhkan 1425 kkal per harinya.

Sama seperti umumnya kebanyakan orang, lansia juga memerlukan asupan zat gizi yang seimbang dan beragam. Menerapkan konsep gizi seimbang pada lansia dapat membantu mencegah timbulnya penyakit. Usahakan untuk memasukkan sayur buah dalam menu sehari-hari untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral harian lansia. Jika lansia sudah merasakan sulit untuk mengunyah, sayur dan buah bisa dijus. Kombinasikan berbagai cara mengolah makanan agar kesulitan saat mencoba mengunyah tidak menjadi halangan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian dari lansia.

Jangan lupa asupan air juga tetap harus terpenuhi. Jika lansia tidak bisa minum air terlalu banyak, siasati dengan cara menyajikan makanan berkuah atau buah-buahan yang banyak mengandung air.

3. Perawatan gigi dan mulut

Berikut merupakan Beberapa masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada lansia yaitu diantaranya:

a.Warna gigi menjadi lebih gelap: pada beberapa kasus yang sudah terjadi, perubahan warna gigi ini terjadi karena perubahan pada dentin, suatu jaringan yang terdapat di bawah enamel gigi. Jika sering mengonsumsi makanan atau minuman yang dapat merubah warna gigi (seperti kopi atau teh), warna dentin dapat berubah. Penipisan enamel gigi juga dapat terjadi sehingga bisa menyebabkan lapisan yang berwarna lebih gelap untuk muncul ke permukaan.

b.Mulut kering: kondisi ini terjadi karena berkurangnya produksi air liur dalam mulut. Yang di sebabkan karena penggunaan obat, efek pengobatan kanker, atau karena penyakit tertentu yang diderita.

c.Gingivitis dan periodontitis: merupakan jenis masalah pada gusi di mana gusi menjadi kemerahan, bengkak, dan mudah sekali berdarah. Gingivitis mudah disembuhkan dengan praktik membersihkan gigi dan mulut yang benar. Kunjungan ke dokter gigi juga dapat membantu mengurangi risiko gingivitis bertambah parah. Jika tidak diobati, gingivitis akan menjadi periodontitis. Pada periodontitis, gusi seolah terpisah dari gigi dan membentuk celah atau kantung yang terinfeksi. Bakteri yang terdapat pada area terinfeksi dapat menyebabkan gigi menjadi mudah copot.

Tanyakan apakah lansia memiliki kesulitan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya. Misalnya, bisa saja lansia tidak bersih menggosok gigi karena pergelangan tangannya sudah sakit. Ada juga lansia yang tidak sadar kalau gigi palsu yang digunakan sudah kotor atau ukurannya tidak pas. Jika masalah pada gigi terus berlanjut, segera konsultasikan ke dokter.

4. Masalah kesehatan kulit

Seiring bertambahnya usia, kulit kita juga mengalami perubahan. Perubahan ini bergantung pada beberapa aspek seperti misalnya gaya hidup, pola makan, keturunan, dan kebiasaan lainnya. Terpapar sinar matahari merupakan salah satu penyebab utama kerusakan kulit. Sinar ultraviolet dapat menyebabkan kerusakan jaringan elastis pada kulit yang dapat menyebabkan kulit kendur, muncul kerutan, bahkan dapat memicu kanker kulit. Faktor lain yang berkontribusi yaitu hilangnya jaringan lemak yang terdapat antara kulit dan otot wajah, stres, gravitasi, kebiasaan menggerakkan muka (baik tersenyum maupun merengut), hingga obesitas.

Beberapa masalah kesehatan kulit yang biasa terjadi pada lansia yaitu timbulnya kerutan, garis wajah yang semakin tampak jelas (atau biasa disebut juga garis senyum), kulit kering dan gatal karena berkurangnya kelenjar minyak di kulit, bitnik hitam, hingga kanker kulit.

5. Waspadai depresi

Depresi yang di alami oleh lansia berbeda dengan mereka yang masih berusia muda. Depresi pada usia lanjut biasanya disebabkan oleh penyakit dan disabilitas. Lansia yang tadinya terbiasa beraktivitas secara bebas, mandiri tiba-tiba menjadi terbatas pergerakannya karena penyakit maupun kemampuan tubuh yang menurun juga bisa mengalami depresi.

Depresi yang terjadi pada lansia dapat memperbesar risiko munculnya penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung. Risiko kematian pada lansia yang sedang sakit lalu depresi juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan lansia sakit yang tidak depresi. Kemungkinan bunuh diri juga meningkat pada lansia yang mengalami depresi.

Menurut informasi yang di dapatkan dari National Institute of Mental Health menyatakan bahwa depresi pada usia lansia sebagai masalah kesehatan masyarakat yang harus ditangani.

Depresi yang terjadi pada lansia sulit diketahui tanda dan gejalanya. Terkadang depresi menyebabkan mereka seolah olah selalu terlihat lelah, mempunyai masalah untuk tidur, dan gampang marah atau tersinggung. Tetapi secara keseluruhan tidak ada tanda-tanda jelas seseorang mengalami depresi.

Memeriksakan diri ke dokter adalah salah satu cara yang efektif untuk menegakkan diagnosis depresi pada lansia. Jika Anda merawat lansia yang depresi, jangan lupa untuk selalu memantau keadaan lansia dan memeriksakan perubahan-perubahan yang terjadi baik pada dokter ataupun psikolog.

11 Cara Agar Rumah Tetap Aman Bagi Lansia

11 Penyesuaian yang perlu di lakukan, Supaya Rumah Tetap Aman Bagi Lansia

Cedera diakibatkan karena terjatuh atau terbentur bisa berakibat fatal bagi orang tercinta yang sudah memasuki usia lanjut (lansia). Jadi, bila orangtua atau kerabat Anda yang sudah lansia tetap bersikukuh untuk tinggal sendiri di rumah, Anda perlu melakukan berbagai macam penyesuaian. Ini supaya agar lansia bisa hidup secara mandiri dan Anda juga jadi lebih tenang ketika sedang tidak berada di rumah. Berikut merupakan  sebelas hal yang harus Anda perhatikan dan pastikan apabila orangtua atau lansia tinggal sendiri di rumah.

 

1. Tambah pencahayaan

Daya Penglihatan orang tua akan semakin berkurang seiring berjalannya waktu, apalagi ketika memasuki waktu malam hari. Oleh karna itu, pastikan semua ruangan di rumah sudah cukup terang untuk lansia. Pasang lampu tambahan terutama di tempat-tempat yang butuh pencahayaan maksimal, seperti di dapur, di kamar mandi, dan di ruang tengah. Jika lampunya kurang terang, lansia bisa jadi salah membaca dosis obat atau jenis bumbu masak.

 

2. Pasang railing yang kokoh

Railing atau pegangan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan lansia. Pasang railing yang kokoh, terutama di kamar mandi dan di tempat-tempat lain yang strategis. Misalnya kalau ada undakan di dalam rumah.

 

3. Sediakan tempat duduk di kamar mandi

Agar tak mudah lelah dan kehilangan keseimbangan, sediakan tempat duduk di kamar mandi. Jangan biarkan lansia duduk di atas kloset karena licin. Kalau bisa memang tempat duduk ini  cukup kuat dan ada sandarannya, agar ketika berusaha bangkit kursinya tidak akan bergeser karena licin. Untuk membantu lansia duduk dan berdiri, pasang railing di sisi tempat duduk.

 

4. Ganti toilet jongkok dengan toilet duduk

Kalau selama ini di rumah orangtua Anda masih memakai jenis toilet jongkok, segeralah ganti dengan toilet duduk yang tingginya pas. Ini karena toilet jongkok lebih berisiko dan kurang nyaman bagi lansia.

 

5. Usahakan kamar tidur di lantai satu

Jika rumah anda adalah jenis yang bertingkat. Usahakan kamar tidur untuk lansia berada di lantai satu. Kalau lansia tinggal sendiri, pindahkan kamar tidur dan kamar mandi jadi ke lantai satu supaya tak perlu naik turun tangga tanpa bantuan. Sebaiknya memang semua ruang utama (yang sering dipakai beraktivitas) terletak di lantai satu. Lantai dua bisa digunakan untuk penyimpanan barang atau kamar tamu.

 

6. Atur tinggi tempat tidur

Pastikan orang tercinta Anda bisa naik ke tempat tidur dan bangun dengan aman. Untuk itu, sebaiknya atur supaya tempat tidur tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi. Jika perlu, ganti kerangka tempat tidur yang lama. Menurut sebuah penelitian dalam Journal of the Academy of Medical-Surgical Nurses, sebaiknya tempat tidur lansia dibuat kira-kira setinggi lutut.

 

7. Hindari permukaan lantai atau keset yang licin

Agar tak mudah tergelincir, usahakan agar permukaan lantai atau keset tidak licin. Lantai dari kayu dan keramik memang lebih aman dibandingkan lantai marmer. Namun, untuk menyiasatinya Anda juga bisa memasang karpet yang teksturnya agak kasar. Pastikan juga keset di rumah menempel kuat pada permukaan lantai.

 

8. Sediakan senter di setiap sudut rumah

Untuk menyiapkan lansia dalam kondisi darurat seperti mati listrik, siapkan senter dan lampu darurat di setiap sudut rumah. Mulai dari kamar tidur, kamar mandi, dapur, ruang makan, ruang tengah, sampai garasi. Ajari orang tercinta Anda untuk mengoperasikan senter dan lampu darurat tersebut. Misalnya cara mengisi ulang daya baterai atau cara menyalakan dan mematikan lampu darurat.

 

9. Pasang bel di pagar atau pintu depan

Pendengaran lansia akan semakin melemah seiring berjalannya waktu. Jadi, pasang bel yang suaranya cukup keras di pagar atau pintu depan rumah supaya lansia tetap bisa mendengar saat ada tamu.

 

10. Pakai timer untuk memasak

Meskipun tampak sepele, timer untuk memasak sangat penting guna mencegah kebakaran atau masakan gosong. Pasalnya, lansia mungkin jadi lebih mudah lupa saat meninggalkan makanan atau rebusan air di dapur. Selalu ingatkan orangtua untuk menggunakan timer setiap kali menyalakan kompor, oven, atau penghangat makanan (microwave).

 

11. Hindari alat makan dari kaca atau keramik

Alat makan seperti piring, gelas, mangkok, dan sendok dari kaca atau keramik tebal lebih berat dan mudah pecah. Hal ini berisiko tinggi menyebabkan cedera. Maka, bila lansia sedang di tinggal di rumah sendiri gunakan alat makan dari melamin, plastik, atau keramik yang tipis dan ringan, sehingga mengurangi resiko cedera tersebut.

 

Beberapa Jenis Olahraga yang cocok Untuk warga lanjut usia

Beberapa Jenis Olahraga yang cocok Untuk warga lanjut usia

Secara umum banyak warga senior yang sudah memasuki usia 65 tahun menghabiskan waktunya selama 10 jam atau lebih hanya untuk duduk dan berbaring tanpa melakukan aktivitas lain, hal tersebut memicu gaya hidup sedentari. Menerapkan pola  Gaya hidup seperti itu sangat rentan menyebabkan munculnya berbagai penyakit degeneratif.

Oleh karena itu, para warga usia lanjut yang telah memasuki usia 65 tahun keatas di anjurkan untuk melaksanakan kegiatan olahragaolahraga harus mulai di lakukan sejak usia dini dan di lakukan sampai usia lanjut, karena dengan melakukan olahraga secara rutin dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh , bertambahnya proses metabolism tubuh, dan dapat mencegah berbagai penyakit kronis seperti diabetes mellitus, jantung koroner, stroke, hipertensi, obesitas, dan penyakit lainnya.

Berolahraga juga sangat bermanfaat untuk para warga usia lanjut diantaranya yaitu, membantu untuk menjaga kebugaran, membuat otot, sendi, serta tendon kuat dan menurunkan risiko terkena cedera.

 

Jenis olahraga apa saja yang cocok untuk para warga senior yang sudah memasuki usia lanjut? Berikut merupakan beberapa jenis olahraga yang di rekomendasikan.

 

1.Olahraga aerobik

Dengan olahraga Aerobik dapat membantu para warga usia lanjut untuk membakar lemak berlebih, menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat, dan menjaga kelenturan dan kesehatan sendi, menjaga kesehatan jantung, serta dapat meningkatkan tingkat energi tubuh secara keseluruhan. Membangun kekuatan tubuh memang membutuhkan waktu dan tergantung dengan tingkat aktivitas dan status kesehatan yang Anda miliki.

Cobalah untuk memulai dengan melakukan gerakan sederhana seperti squat atau sit-up. Proses pembentukan otot memerlukan waktu, namun melakukan olahraga sangat bermanfaat untuk lansia. Anda bisa memulainya dengan cara melakukan gerakan yang low-impact, seperti squat (menggunakan kursi yang ada di rumah), taichi, berenang, berjalan, bersepeda. Jika Anda melakukan hal tersebut dengan rutin setidaknya dalam waktu 6  minggu, Anda akan merasakan dampaknya bagi kesehatan, seperti lebih merasa bugar dan kuat.

Bila Anda berusia 65 tahun atau bahkan lebih, Center for Disease Control and Prevention (CDC) menganjurkan untuk melakukan olahraga aerobik minimal 150 menit per minggu dengan tingkat intensitas gerakan yang sedang. Sedangkan 75 menit per minggu untuk olahraga yang berintesitas tinggi.

 

2.Melatih kekuatan

Meskipun Anda melakukan olahraga untuk melatih beberapa otot saja, hal ini tetap memberikan dampak besar untuk lansia. Dengan begitu setidaknya Anda mampu dan kuat untuk mengangkat belanjaan ketika berbelanja, menaiki tangga, dan bangun dari tempat tidur atau kursi. CDC merekomendasikan untuk melatih kekuatan otot setidaknya 2 kali dalam seminggu.

 

Anda bisa melakukannya dengan berlatih mengangkat sesuatu beban yang ringan, seperti 500 gram atau 1 kg dan dilakukan secara rutin, 10 hingga 15 kali setiap latihannya. Hal ini membantu Anda untuk memperkuat otot lengan dan otot dada. Selain itu, gerakan push-up, squat, atau sit-up yang sangat sederhana untuk dilakukan dapat menguatkan otot kaki, otot punggung, otot perut, otot bahu, otot lengan, dan otot dada.

Untuk memudahkan Anda, berikut modifikasi gerakan push-up yang dapat dilakukan:

a. Berdiri berhadapan dengan tembok dan beri jarak sekitar 30 cm dari posisi Anda berdiri.

b. Condongkan badan Anda ke arah tembok dan letakkan kedua telapak tangan Anda setara dengan bahu pada tembok tersebut.

c. Perlahan-lahan, tekuk siku Anda dan lakukan seperti gerakan push-up.

Lakukan hal tersebut 10 kali.

 

3.Melatih keseimbangan

Dari data CDC, diketahui bahwa setiap tahunnya terdapat 2,5 juta lansia yang dibawa ke bagian instalasi gawat darurat akibat cedera karena jatuh. Kelompok lansia rentan cedera akibat jatuh karena kemampuan keseimbangannya menurun seiring dengan bertambahnya usia. Namun, jika keseimbangan dilatih maka hal tersebut dapat dicegah. Yoga adalah salah satu olahraga yang dapat melatih keseimbangan pada lansia. Lalu gerakan sederhana apa yang dapat dilakukan untuk melatih keseimbangan pada kelompok lansia?

Cobalah beberapa gerakan ini untuk melatih keseimbangan Anda:

a.Berdirilah membelakangi kursi. Usahakan kursi yang dipakai kuat untuk menahan diri Anda.

b.Salah satu tangan memegang pinggung, sementara letakkan telapak tangan satunya di kursi yang berada di belakang Anda.

c.Kemudian tekuk kaki kanan dan tahan selama 10 detik.

d.Lakukan hal ini bergantian dengan kaki kiri dan diulangi sebanyak 9 kali, jika lelah, Anda boleh berhenti sebentar kemudian melanjutkannya kembali.

 

 

4. Melatih kelenturan

Apakah Anda merasa kaku dan kemudian hal itu menghambat aktivitas Anda sehari-hari? Atau apakah Anda pernah merasakan otot tegang pada tubuh? Jika ya, maka hal ini menunjukkan bahwa Anda butuh melakukan peregangan. Peregangan adalah hal yang harus Anda lakukan setiap hari untuk mencegah kram otot atau kekakuan pada otot. Sebelum melakukan peregangan, mulailah dengan melakukan pemanasan dengan berjalan santai selama 3 hingga 5 menit. Berikut adalah gerakan peregangan otot leher yang dapat dilakukan bahkan ketika Anda duduk:

Perlahan-lahan putar kepala Anda ke kanan dan tahan selama 10 hingga 30 detik.

Lakukan hal tersebut namun ganti arah menjadi ke kiri.

Ulangi minimal 3 kali gerakan.

Jika Anda sudah lama tidak melakukan olahraga dan ingin memulai melakukannya kembali maka lakukan dengan pelan-pelan dan bertahap. Anda bisa secara bertahap membangun daya tahan otot, kekuatan otot, keseimbangan, lalu kelenturan tubuh. Hal yang paling sederhana dan mudah dilakukan untuk memulai  berolahraga kembali adalah dengan cara berjalan santai sekitar 5 hingga 10 menit beberapa waktu dalam seminggu ketika Anda berjalan setidaknya 30 menit dan dilakukan dengan rutin, maka tubuh Anda semakin siap untuk melakukan olahraga yang lebih sulit atau lebih lama lagi, karena kekuatan dan kebiasaannya sudah terbentuk, sehingga anda bisa melakukannya dengan rutin di kemudian hari.

 

Cara Mencegah Gejala Asam Urat pada lansia

Mencegah Gejala Asam Urat pada lansia

Asam urat atau biasa di sebut (encok) adalah jenis radang yang terjadi pada sendi yang biasa menyerang orang-orang yang telah memasuki usia lanjut. Asam urat menyebabkan beberapa hal seperti jempol kaki terasa sakit, kaku, dan bengkak, yang berlangsung selama beberapa hari bahkan bisa hingga berminggu-minggu. Gejala asam urat bisa berkembang menjadi kronis jika tidak diobati.

Untungnya asam urat bisa dengan mudah dikelola di rumah. Berikut adalah beberapa tips berguna yang bisa anda coba untuk mengatasi asam urat pada orang lanjut usia. Mengatasi gejala asam urat pada lansia supaya tidak gampang kambuh
1. Mengontrol berat badan
Orang yang memiliki berat badan yang berlebih, lebih mudah dan rentan terkena asam urat. Jadi, menjaga berat badan yang sehat sangat penting bagi lansia yang menderita asam urat. Diet rendah lemak bisa membantu Anda menurunkan berat badan dengan lebih teratur. Tapi jangan terlalu banyak mengkonsumsi daging, jeroan, dan seafood. Ketiganya mengandung banyak kandungan purin yang bisa menaikkan kadar asam urat. kurangi juga minum minuman keras, terutama bir. Alkohol dapat mengurangi kerja ginjal melepas asam urat ke dalam urin, sehingga menyebabkan penumpukan asam urat berlebih di tubuh Anda.
Yang perlu diingat, jangan makan terlalu sedikit kalori atau justru melakukan diet puasa (intermittent). Pola makan yang rendah kalori benar-benar dapat memicu serangan asam urat kambuh kembali. Minumlah setidaknya 10 gelas air setiap hari.
2. Olahraga rutin
Rutin berolahraga dapat mencegah encok kambuh di kemudian hari. Olahraga dapat menunjang program diet sehat Anda untuk menurunkan berat badan demi mengendalikan kadar asam urat dalam darah.
3. Teruskan minum obat yang diresepkan dokter
Obat-obatan yang biasanya diresepkan untuk mengatasi gejala asam urat termasuk kortikosteroid oral atau injeksi (misalnya prednisone), pereda nyeri (seperti colchicine), xanthine oxidase inhibitor (seperti allopurinol dan febuxostat), dan obat uricosuric (seperti acetazolamide, probenesid, dan losartan).
Teruskan minum obat yang diresepkan oleh dokter sesuai dosis dan petunjuk pemakaiannya. Tapi jika Anda tidak atau belum pernah diresepkan obat-obatan ini sebelumnya, jangan minum tanpa sepengetahuan dokter begitu serangan encok datang. Obat-obatan ini hanya berlaku untuk asam urat kronis, dan tidak akan efektif meredakan nyeri akut. Yang ada, keluhan Anda mungkin malah bertambah buruk.
Beritahu dokter tentang semua obat dan vitamin yang Anda minum. Dokter dapat memberi tahu Anda apakah ada obat-obatan yang Anda pakai berpotensi meningkatkan risiko hiperurisemia. Hiperurisemia adalah pembentukan asam urat dalam darah, suatu kondisi yang dapat menyebabkan encok.
4. Menyiapkan diri dengan langkah-langkah mengatasi gejala asam urat ketika kambuh
Mencegah terjadinya asam urat mungkin tidak selalu dapat dilakukan, namun ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan selama serangan asam urat terjadi untuk mengatasi efek rasa sakitnya.
Kompres dingin atau es begitu serangan dimulai untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan. Tapi jangan dikompres lebih dari 20 menit. Beri jeda setiap 10 menit setelah pengompresan pertama sebelum mengulanginya lagi (jika perlu).
Angkat bagian tubuh yang terserang asam urat lebih tinggi dari jantung Anda hingga rasa sakitnya mereda, dan berikan penyangga/pelindung di sekitar daerah yang terkena dampak untuk mengurangi tekanan Cobalah untuk mengistirahatkan daerah yang terserang asam urat.

Direkomendasikan untuk tidak terlalu banyak aktivitas menggerakkan sendi yang kena asam urat selama 24 jam setelah serangan.
Minum obat pereda nyeri, seperti ibuprofren, naproxen, dan indometachin. Namun hindari menggunakan aspirin untuk meredakan ra

sa sakit. Aspirin bisa memperparah gejala asam urat.
Jangan lupa untuk konsultasikan ke dokter untuk mengevaluasi perkembangan kondisi Anda.

2 cara mengatasi masalah tidur di malam hari pada lansia

 

Umumnya senior memiliki banyak masalah untuk tidur sepanjang malam

senior cenderung memiliki waktu sulit untuk tertidur dengan pulas.

Itu berarti Anda mungkin harus bangun saat mereka terbangun. Anda perlu memastikan mereka tidak jatuh saat pergi ke kamar mandi, mencoba pergi ke luar, atau melakukan sesuatu yang membangunkan semua orang rumah.

Itu cukup melelahkan bukan? Kami punya 2 cara untuk mengatasi masalah tidur senior sehingga Anda berdua bisa beristirahat lebih banyak di malam hari.

Penyebab masalah tidur pada senior

Memahami mengapa senior mengalami kesulitan tidur nyenyak dapat membantu memperbaiki situasi Anda.

Seringkali, jika Anda bertanya mengapa mereka tidak bisa tidur, mereka tidak akan tahu atau tidak akan bisa mengungkapkannya dengan jelas. Anda mungkin harus bermain detektif untuk mengetahui penyebabnya.

Berikut merupakan beberapa hal penyebab mengapa senior mengalami kesulitan untuk tidur:

1.Ketidaknyamanan dari kondisi medis
2.Efek samping obat
3.Pergi buang air kecil ketika malam hari
4.Jadwal tidur / bangun tidak teratur
5.Siang hari tidur siang
6.Terlalu banyak waktu yang dihabiskan di tempat tidur
2 cara untuk memperbaiki tidur mereka (dan Anda!)

Untuk membantu Anda berdua tidur lebih nyenyak di malam hari, Anda harus memecahkan masalah situasi, berikut merupakan sedikit ulasannya.

selalu konsultasikan dengan dokter mereka
-Tuliskan saat mereka tidur dan bangun sekitar seminggu sehingga Anda bisa menggambarkan pola atau jadwal dengan jelas.

-Tanyakan apakah rasa sakit akibat kondisi medis atau efek samping obat bisa menimbulkan masalah. Cari tahu apakah jika meningkatkan / menurunkan dosis, mengganti obat, atau mengganti waktu pengobatan bisa memperbaiki situasi.

-Tanyakan apakah obat penghilang rasa sakit ringan sebelum tidur atau jika alat bantu tidur yang lebih aman, seperti antihistamin, bisa membantu.

Mulai merubah gaya hidup
Minuman

Mulailah mengurangi komsumsi minuman yang mengandung kafein, bahkan di siang hari. Mulai lah beralih dari kopi ke the atau ke kopi tanpa kafein jika mereka menolak untuk mengganti minuman mereka.

Batasi cairan beberapa jam sebelum tidur. Cobalah untuk membuat mereka minum lebih banyak air di awal hari.

Selalu meminyaki mereka (setidaknya mencoba) sebelum tidur.

Jika mereka bangun karena khawatir tentang kecelakaan, dorong mengenakan pakaian dalam sekali pakai di malam hari – tidak harus menggunakan, hanya untuk ketenangan pikiran.

Rutin

Buat jadwal kegiatan regular untuk mereka . Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari membantu memberi isyarat kepada tubuh mereka bahwa sudah waktunya tidur.

Batasi panjang dan frekuensi tidur siang siang, terutama di sore hari.

Turunkan jumlah waktu yang dihabiskan di tempat tidur. Misalnya, jika mereka biasanya tidur dari jam 10 malam sampai jam 8 pagi, pertimbangkan untuk pindah ke jadwal pukul 11 malam sampai jam 7 pagi.

Cobalah periode angin turun mulai satu jam sebelum tidur. Mainkan musik yang menenangkan, fokus pada aktivitas yang lembut, atau berikan pijat singkat untuk melemaskan otot.

Kenyamanan

Periksa untuk melihat apakah kasur mereka nyaman dan mendukung.

Jaga ruangan pada suhu sedang agar tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

Pertimbangkan untuk mendapatkan bantal atau boneka binatang untuk dipeluk sehingga mereka merasa aman dan hangat.

Kegiatan warga senior club rukun club rukun, saat berada di vimalla hills

Waktu tanggal 29 maret kemarin warga senior yang menetap/mengikuti kegiatan yang di miliki rukun senior living yang bertempat di Vimalla Hills Gadong, untuk mengikuti kegiatan rutin mingguan yang tersedia dari program senior club. senior club merupakan salah satu program yang di milik Rukun Senior Living yang dimana para warga senior melakukan kegiatan bersama yang di sesuaikan dengan kemampuan para senior untuk mengikutinya.

Kegiatan yang ada di dalam senior club yaitu kegiatan fitness, jadwal kegiatan sepanjang hari, pemeriksaan tekanan darah setiap hari,Dining privilige dan field trip.

Dalam kesempatan ini warga senior di ajak untuk mengikuti kegiatan Mahjong word Search & Needle Beads.  Dengan kegiatan tersebut para warga senior dapat mengurangi kepikunan akibat pengaruh usia. berikut merupakan beberapa gambar dari kegiatan para warga senior saat melaksanakan kegiatan tersebut.

 

Saat tiba di lokasi vimalla hills gadong, warga senior yang membutuhkan bantuan saat jalan sedang di bantu oleh caregiver dari rukun.

 

 

Bersitirahat sejenak sebelum memulai aktivitas.

 

 

Warga senior mulai bermain mahjong search word.

 

 

 

 

 

 

Mengintip kegiatan sehari hari warga senior di rukun senior living

Ketika kita mendengar kata usia lanjut (lansia atau lanjut usia)  kita langsung menilai bahwa seseorang yang telah memasuki usia lanjut, adalah orang yang sudah memasuki masa pensiun dan menjalani masa tua nya dengan istirahat. hal tersebut memang benar ketika seseorang sudah memasuki usia lanjut  kita tidak bisa menghindari nya karna itu merupakan salah satu fase alami kehidupan dari manusia.

akan tetapi kita patut melihat dari sisi positivenya, sudah seharusnya para warga senior yang sudah memasuki masa pensiunnya menikmati waktu emasnya untuk beristirahat dan mengisi waktu emasnya dengan kegiatan kegiatan yang menyenangkan bagi senior.

saat ini sudah banyak senior living living di indonesia yang memberikan pelayan terbaik dan mendedikasikan hidupnya untuk merawat dan menjaga para warga senior untuk menjalani kehidupan di masa emas usia mereka ketika memasuki masa pensiun. beberapa dari warga senior ada yang membutuhkan bantuan caregiver, ada juga warga senior yang tidak memerlukannya, hal tersebut juga tersedia di senior living. salah satu senior living yang di rekomendasikan adalah Rukun Senior Living yang bertempat di sentul, babakan madang no 99 bogor jawa barat.

RUKUN Senior Living menawarkan ragam sarana dalam satu kawasan hunian senior terpadu, dengan pelayanan yang berkesinambungan (Continuing Care Retirement Community). Dengan demikian warga dan keluarganya dapat senantiasa menyesuaikan pelayanan yang diterima berdasarkan perubahan gaya hidup warga.

Di rukun setiap warga senior menjalani berbagai aktivitas yang positive setiap harinya, setiap hari para warga senior di berikan kegiatan yang menunjang untuk kesehatan nya, dan di sediakan jadwal kegiatan yang cocok untuk para warga senior. Kehidupan yang menyenangkan dan aktif adalah tujuan utama yang Rukun berikan untuk para warga senior.

Kami menyadari bahwa kebutuhan setiap warga senior seunik kepribadiannya. Maka dalam melayani warga senior, kami juga menyediakan sarana yang menyesuaikan. RUKUN Senior Care didedikasikan bagi warga senior yang membutuhkan dukungan lebih dalam kehidupan sehari-hari.
A. Dementia Support – Pelayanan bagi warga yang membutuhkan dukungan koognitif akibat Alzheimer’s maupun kondisi demensia lainnya
B. Nursing Care – Pelayanan bagi warga dengan kebutuhan dukungan fisik yang lebih tinggi dalam melakukan kegiatan hidup sehari-hari (Activities of Daily Living)

C. Staff Activity siap sedia dengan aneka kegiatan setiap hari untuk mengoptimalkan kwalitas hidup setiap warga. Caregiver yang ramah dan terlatih selalu berada di tempat 24-jam untuk meyediakan pelayanan, dari bantuan berbusana, mandi, perawatan tubuh, makan, pengaturan obat-obatan, dan bantuan mobilitas.

Dengan suasana yang akrab, banyak interaksi dan kegiatan, dan pemantauan kesejahteraan yang dibutuhkan, warga dapat menikmati kehidupan yang optimal. salah satu kegiatan rutin dari rukun adalah  Exercise seperti senam seperti yang ada di gambar bawah ini.

Para warga senior melakukan senam selama kurang lebih 30 menit sehari agar tubuh menjadi lebih sehat dan bugar.

 

senam warga senior maret 2017

 

Setelah senam, kegiatan selanjutnya adalah jalan sehat, mengitari jalan sekitar yang ada di rukun senior living di dampingi caregiver yang sudah di latih dan handal untuk membantu para warga senior.

 

Sehabis jalan santai, warga senior di lanjutkan dengan kegiatan cooking club dengan di temani para ceregiver, terlihat wajah wajah antusias mereka saat kegiatan cooking club ini berlangsung.

cooking club

 

selesai memasak, para senior bergegas ke meja makan dan siap menyantap makanan yang baru saja mereka masak.

senior menyantap makan siang

Dengan berbagai kegiatan tersebut, senior dapat menikmati masa pensiun mereka dengan lebih bahagia dan lebih bermakna, karna hari hari mereka di isi dengan kegiatan yang positive dan penting untuk kesehatan mereka semua.

Event yang bisa di ikuti oleh warga senior, senior festival 2017

Sahabat senior dan keluarga, ikuti kemeriahan tiga acara dalam satu event => Senior Festival + RUKUN’s Got Talent + Line Dance Competition.
Sabtu, 8 April, 2017, di Darmawan Park, Sentul

Banyak cara untuk memeriahkan acara:


– Tampilkan talenta anda di atas panggung RUKUN’s Got Talent.
– Hadir sebagai fans teman-teman yang akan pentas.
– Ikuti lomba Line Dance atau menari just for fun.
– Nikmati bazaar kuliner

 

 

 

Untuk informasi pendaftaran dan detail setiap acara, silahkan unduh flyer terkait, atau hubungi, kontak yang ada di flyer. atau hubungi nomor ini. 021 8795 1525.

Acara ini didukung oleh: RUKUN Senior Living, Asosiasi Senior Living Indonesia – ASLI, Senior Living D’KHAYANGAN, Alzheimer Indonesia, Ole Suites, Confidence Adult Care, Insan Medika,

Latihan otak untuk warga senior

Orang yang telah lanjut usia umumnya dikenal kolot (kuno) dan tidak dapat berubah kepribadiannya. Namun ternyata dengan melatih kemampuan mental, lansia juga dapat mengubah kepribadiannya menjadi lebih terbuka akan tantangan dan ide-ide baru.

Penelitian ini adalah yang pertama kalinya menunjukkan bahwa penanganan selain dengan memberikan obat atau psikoterapi, dapat mengubah kepribadian lansia. Temuan ini menepis asumsi bahwa kepribadian orang dewasa, khususnya lansia akan tetap bertahan terhadap perubahan.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Psychology and Aging ini melibatkan 183 orang dewasa berusia 60 tahun sampai 94 tahun. Sekitar setengah dari peserta yang terdaftar dalam program pelatihan kognitif dirancang untuk meningkatkan pengenalan pola dan memecahkan soal keterampilan.

Program ini dilakukan selama 16 minggu, meliputi sesi kelas dan seperangkat soal serta teka-teki yang harus diselesaikan di rumah. Tingkat kesulitan teka-teki meningkat dari waktu ke waktu, tetapi disesuaikan dengan tingkat keahlian peserta berdasarkan skor yang diperoleh sebelumnya. Sebagai kelompok kontrol, setengah dari peserta tidak diikutsertakan dalam program pelatihan ini.

“Program pelatihan ini dirancang agar menjadi menantang tanpa terlalu berlebihan. Ini adalah kombinasi yang baik untuk membantu seseorang menjadi nyaman dengan pengalaman dan tantangan baru,” kata peneliti, Elizabeth Stine-Morrow, profesor psikologi pendidikan di University of Illinois seperti dilansir myhealthnewsdaily.com.

Tes kemampuan kognitif dan kepribadian diberikan pada awal dan akhir penelitian. Tes kepribadian menilai lima sifat kepribadian utama: extraversion (sifat yang mudah bergaul), keramahan, kesadaran, neurotisisme dan keterbukaan.

Keterbukaan adalah ukuran dari seberapa terbuka seseorang terhadap tantangan dan hal baru. Orang yang mendapat skor tinggi pada aspek keterbukaan cenderung ingin tahu, kreatif dan terbuka pada ide-ide baru dan pengejaran intelektual.

Seperti yang diharapkan, tugas memecahkan soal ini dapat meningkatkan keterampilan peserta. Selain itu, peserta yang menyelesaikan program mengalami peningkatan nilai pada sifat kepribadian keterbukaan dibandingkan dengan yang tidak ikut dalam program ini. Sedangkan skor untuk sifat-sifat kepribadian lain tidak berubah selama penelitian.

“Tumbuhnya kepercayaan diri dalam kemampuan penalaran lansia mungkin diaktifkan oleh kesenangan yang lebih besar dari upaya-upaya yang menantang intelektualitas dan kreatifitas,” pungkas Stine-Morrow.

10 Makanan yang di rekomendasikan untuk warga senior

Setiap orang memang sebaiknya rajin mengonsumsi makanan sehat. Namun seiring bertambahnya usia, lebih baik pola makan semakin dijaga karena penyakit juga mudah datang menyerang.

di kutip dari lama EHow, berikut merupakan makanan yang di rekomendasikan untuk sering di konsumsi oleh warga senior . Apa saja? Simak langsung selengkapnya.

1. Gandum

Gandum utuh adalah makanan pertama yang wajib dikonsumsi ketika usia sudah mencapai 50 tahun. Fungsinya adalah melancarkan pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi.

Agar gandum bisa dikonsumsi setiap hari, jadikan makanan ini sebagai pengganti nasi. Sebab selain serat, gandum juga mengandung berbagai nutrisi lain yang tidak ditemukan di dalam nasi.

2. Kacang-kacangan

Makanan super lain bagi Anda yang berusia 50 tahun ke atas adalah kacang-kacangan, termasuk di dalamnya kacang merah, kacang hitam, dan jenis kacang-kacangan lainnya.

Kacang-kacangan mengandung serat, protein, dan kalium yang bekerja melawan sodium – biasanya memicu peningkatan tekanan darah. Karena kandungan proteinnya yang tinggi, kacang-kacangan bisa dibilang sebagai pengganti daging bagi vegetarian.

3. Kentang

Makanan sehat lain yang kaya akan kalium adalah kentang. Sebaiknya kentang ini pun dinikmati bersama kulitnya yang juga bernutrisi.

Cara paling sehat memakan sayuran putih ini adalah dengan cara dikukus, dipanggang, atau dihaluskan. Ketika mengolah kentang, jangan membuang kulitnya. Namun jangan lupa untuk membersihkan kentang dengan baik agar tak ada pasir yang masih tertinggal di kulit.

4. Ikan

Dengan menambah asupan asam lemak omega-3, kondisi tubuh di usia 50 tahun akan semakin kebal terhadap penyakit. Selain itu, asam lemak omega-3 juga ampuh melawan penurunan kognitif otak dan penyakit Alzheimer.

Lantas apa sumber asam lemak omega-3 terbaik yang bisa dikonsumsi? Jawabannya adalah ikan salmon. Sebaiknya nikmati makanan segar daripada mendapatkan nutrisi tersebut dari suplemen.

5. Alpukat

Untuk urusan buah, alpukat adalah makanan yang wajib dikonsumsi jika usia sudah mencapai 50 tahun. Sebab di dalamnya mengandung lemak baik yang menyehatkan jantung.

Buah alpukat yang lezat pun bisa dinikmati dalam berbagai olahan makanan. Misalnya dimakan langsung, diolah menjadi jus, campuran salad, sampai olesan roti sebagai pengganti selai.

6. Blueberry

Buah lain yang juga lezat dan sehat adalah blueberry. Di dalamnya kaya akan antioksidan yang menjaga kekebalan tubuh, terutama bagi orang-orang lanjut usia.

Selain blueberry, buah berwarna ungu lain yang bisa dikonsumsi adalah plum dan anggur. Meskipun demikian, semakin berwarna-warni buah-buahan yang dimakan, semakin baik dampaknya bagi kesehatan. Jadi jangan ragu mencoba berbagai jenis buah lainnya.

7. Apel

Sama seperti kentang, buah apel, pir, dan persik memiliki kandungan nutrisi tinggi dalam kulitnya. Sehingga ketika makan buah-buahan tersebut, jangan membuang bagian kulit dan langsung nikmati dalam bentuk segar.

Buah paling baik dinikmati dalam bentuk segar. Sebab kandungan nutrisinya lebih tinggi dan masih lengkap. Namun jika ingin mengolahnya menjadi jus, jangan mengupas kulitnya. Sebab membuang kulit apel sama dengan membuang nutrisinya.

8. Kopi

Kabar baik bagi pecinta kopi, sebab minuman ini juga dianjurkan agar tetap dikonsumsi di usia 50 tahun ke atas. Namun jangan lupa untuk membatasi konsumsinya sebanyak satu cangkir saja setiap hari.

Kopi merupakan minuman yang kaya akan antioksidan. Meskipun demikian, penting bagi sebagian orang untuk berkonsultasi lebih dulu dengan dokter jika ingin tetap menikmati kopi di usia 50 tahunan.

9. Kue kering

Banyak orang menganggap makan sehat artinya menghapus konsumsi makanan yang rasanya manis. Padahal hal itu tidak benar. Makanan manis tetap bisa dikonsumsi, asalkan jumlahnya dibatasi.

Salah satu cara menikmati makanan manis adalah dengan makan kue kering. Anda bisa membuatnya sendiri dari bahan-bahan yang aman dan menyehatkan. Pemanis pun bisa diganti dari gula menjadi madu yang lebih bergizi.

10. Air putih

Air putih adalah komponen penting dalam diet sehat di segala usia, salah satunya bagi lansia di atas umur 50 tahun. Fungsi minum air putih sangat beragam. Mulai dari mengusir racun dari dalam tubuh sampai mengedarkan nutrisi ke seluruh sel.

Air putih adalah pilihan terbaik. Namun jika bosan dengan rasanya, coba tambahkan irisan lemon, semangka, strawberry, atau buah-buahan lain yang menyegarkan.