Category Archives: Unik

11 Cara Agar Rumah Tetap Aman Bagi Lansia

11 Penyesuaian yang perlu di lakukan, Supaya Rumah Tetap Aman Bagi Lansia

Cedera diakibatkan karena terjatuh atau terbentur bisa berakibat fatal bagi orang tercinta yang sudah memasuki usia lanjut (lansia). Jadi, bila orangtua atau kerabat Anda yang sudah lansia tetap bersikukuh untuk tinggal sendiri di rumah, Anda perlu melakukan berbagai macam penyesuaian. Ini supaya agar lansia bisa hidup secara mandiri dan Anda juga jadi lebih tenang ketika sedang tidak berada di rumah. Berikut merupakan  sebelas hal yang harus Anda perhatikan dan pastikan apabila orangtua atau lansia tinggal sendiri di rumah.

 

1. Tambah pencahayaan

Daya Penglihatan orang tua akan semakin berkurang seiring berjalannya waktu, apalagi ketika memasuki waktu malam hari. Oleh karna itu, pastikan semua ruangan di rumah sudah cukup terang untuk lansia. Pasang lampu tambahan terutama di tempat-tempat yang butuh pencahayaan maksimal, seperti di dapur, di kamar mandi, dan di ruang tengah. Jika lampunya kurang terang, lansia bisa jadi salah membaca dosis obat atau jenis bumbu masak.

 

2. Pasang railing yang kokoh

Railing atau pegangan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan lansia. Pasang railing yang kokoh, terutama di kamar mandi dan di tempat-tempat lain yang strategis. Misalnya kalau ada undakan di dalam rumah.

 

3. Sediakan tempat duduk di kamar mandi

Agar tak mudah lelah dan kehilangan keseimbangan, sediakan tempat duduk di kamar mandi. Jangan biarkan lansia duduk di atas kloset karena licin. Kalau bisa memang tempat duduk ini  cukup kuat dan ada sandarannya, agar ketika berusaha bangkit kursinya tidak akan bergeser karena licin. Untuk membantu lansia duduk dan berdiri, pasang railing di sisi tempat duduk.

 

4. Ganti toilet jongkok dengan toilet duduk

Kalau selama ini di rumah orangtua Anda masih memakai jenis toilet jongkok, segeralah ganti dengan toilet duduk yang tingginya pas. Ini karena toilet jongkok lebih berisiko dan kurang nyaman bagi lansia.

 

5. Usahakan kamar tidur di lantai satu

Jika rumah anda adalah jenis yang bertingkat. Usahakan kamar tidur untuk lansia berada di lantai satu. Kalau lansia tinggal sendiri, pindahkan kamar tidur dan kamar mandi jadi ke lantai satu supaya tak perlu naik turun tangga tanpa bantuan. Sebaiknya memang semua ruang utama (yang sering dipakai beraktivitas) terletak di lantai satu. Lantai dua bisa digunakan untuk penyimpanan barang atau kamar tamu.

 

6. Atur tinggi tempat tidur

Pastikan orang tercinta Anda bisa naik ke tempat tidur dan bangun dengan aman. Untuk itu, sebaiknya atur supaya tempat tidur tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi. Jika perlu, ganti kerangka tempat tidur yang lama. Menurut sebuah penelitian dalam Journal of the Academy of Medical-Surgical Nurses, sebaiknya tempat tidur lansia dibuat kira-kira setinggi lutut.

 

7. Hindari permukaan lantai atau keset yang licin

Agar tak mudah tergelincir, usahakan agar permukaan lantai atau keset tidak licin. Lantai dari kayu dan keramik memang lebih aman dibandingkan lantai marmer. Namun, untuk menyiasatinya Anda juga bisa memasang karpet yang teksturnya agak kasar. Pastikan juga keset di rumah menempel kuat pada permukaan lantai.

 

8. Sediakan senter di setiap sudut rumah

Untuk menyiapkan lansia dalam kondisi darurat seperti mati listrik, siapkan senter dan lampu darurat di setiap sudut rumah. Mulai dari kamar tidur, kamar mandi, dapur, ruang makan, ruang tengah, sampai garasi. Ajari orang tercinta Anda untuk mengoperasikan senter dan lampu darurat tersebut. Misalnya cara mengisi ulang daya baterai atau cara menyalakan dan mematikan lampu darurat.

 

9. Pasang bel di pagar atau pintu depan

Pendengaran lansia akan semakin melemah seiring berjalannya waktu. Jadi, pasang bel yang suaranya cukup keras di pagar atau pintu depan rumah supaya lansia tetap bisa mendengar saat ada tamu.

 

10. Pakai timer untuk memasak

Meskipun tampak sepele, timer untuk memasak sangat penting guna mencegah kebakaran atau masakan gosong. Pasalnya, lansia mungkin jadi lebih mudah lupa saat meninggalkan makanan atau rebusan air di dapur. Selalu ingatkan orangtua untuk menggunakan timer setiap kali menyalakan kompor, oven, atau penghangat makanan (microwave).

 

11. Hindari alat makan dari kaca atau keramik

Alat makan seperti piring, gelas, mangkok, dan sendok dari kaca atau keramik tebal lebih berat dan mudah pecah. Hal ini berisiko tinggi menyebabkan cedera. Maka, bila lansia sedang di tinggal di rumah sendiri gunakan alat makan dari melamin, plastik, atau keramik yang tipis dan ringan, sehingga mengurangi resiko cedera tersebut.

 

Mengintip kegiatan sehari hari warga senior di rukun senior living

Ketika kita mendengar kata usia lanjut (lansia atau lanjut usia)  kita langsung menilai bahwa seseorang yang telah memasuki usia lanjut, adalah orang yang sudah memasuki masa pensiun dan menjalani masa tua nya dengan istirahat. hal tersebut memang benar ketika seseorang sudah memasuki usia lanjut  kita tidak bisa menghindari nya karna itu merupakan salah satu fase alami kehidupan dari manusia.

akan tetapi kita patut melihat dari sisi positivenya, sudah seharusnya para warga senior yang sudah memasuki masa pensiunnya menikmati waktu emasnya untuk beristirahat dan mengisi waktu emasnya dengan kegiatan kegiatan yang menyenangkan bagi senior.

saat ini sudah banyak senior living living di indonesia yang memberikan pelayan terbaik dan mendedikasikan hidupnya untuk merawat dan menjaga para warga senior untuk menjalani kehidupan di masa emas usia mereka ketika memasuki masa pensiun. beberapa dari warga senior ada yang membutuhkan bantuan caregiver, ada juga warga senior yang tidak memerlukannya, hal tersebut juga tersedia di senior living. salah satu senior living yang di rekomendasikan adalah Rukun Senior Living yang bertempat di sentul, babakan madang no 99 bogor jawa barat.

RUKUN Senior Living menawarkan ragam sarana dalam satu kawasan hunian senior terpadu, dengan pelayanan yang berkesinambungan (Continuing Care Retirement Community). Dengan demikian warga dan keluarganya dapat senantiasa menyesuaikan pelayanan yang diterima berdasarkan perubahan gaya hidup warga.

Di rukun setiap warga senior menjalani berbagai aktivitas yang positive setiap harinya, setiap hari para warga senior di berikan kegiatan yang menunjang untuk kesehatan nya, dan di sediakan jadwal kegiatan yang cocok untuk para warga senior. Kehidupan yang menyenangkan dan aktif adalah tujuan utama yang Rukun berikan untuk para warga senior.

Kami menyadari bahwa kebutuhan setiap warga senior seunik kepribadiannya. Maka dalam melayani warga senior, kami juga menyediakan sarana yang menyesuaikan. RUKUN Senior Care didedikasikan bagi warga senior yang membutuhkan dukungan lebih dalam kehidupan sehari-hari.
A. Dementia Support – Pelayanan bagi warga yang membutuhkan dukungan koognitif akibat Alzheimer’s maupun kondisi demensia lainnya
B. Nursing Care – Pelayanan bagi warga dengan kebutuhan dukungan fisik yang lebih tinggi dalam melakukan kegiatan hidup sehari-hari (Activities of Daily Living)

C. Staff Activity siap sedia dengan aneka kegiatan setiap hari untuk mengoptimalkan kwalitas hidup setiap warga. Caregiver yang ramah dan terlatih selalu berada di tempat 24-jam untuk meyediakan pelayanan, dari bantuan berbusana, mandi, perawatan tubuh, makan, pengaturan obat-obatan, dan bantuan mobilitas.

Dengan suasana yang akrab, banyak interaksi dan kegiatan, dan pemantauan kesejahteraan yang dibutuhkan, warga dapat menikmati kehidupan yang optimal. salah satu kegiatan rutin dari rukun adalah  Exercise seperti senam seperti yang ada di gambar bawah ini.

Para warga senior melakukan senam selama kurang lebih 30 menit sehari agar tubuh menjadi lebih sehat dan bugar.

 

senam warga senior maret 2017

 

Setelah senam, kegiatan selanjutnya adalah jalan sehat, mengitari jalan sekitar yang ada di rukun senior living di dampingi caregiver yang sudah di latih dan handal untuk membantu para warga senior.

 

Sehabis jalan santai, warga senior di lanjutkan dengan kegiatan cooking club dengan di temani para ceregiver, terlihat wajah wajah antusias mereka saat kegiatan cooking club ini berlangsung.

cooking club

 

selesai memasak, para senior bergegas ke meja makan dan siap menyantap makanan yang baru saja mereka masak.

senior menyantap makan siang

Dengan berbagai kegiatan tersebut, senior dapat menikmati masa pensiun mereka dengan lebih bahagia dan lebih bermakna, karna hari hari mereka di isi dengan kegiatan yang positive dan penting untuk kesehatan mereka semua.

Event yang bisa di ikuti oleh warga senior, senior festival 2017

Sahabat senior dan keluarga, ikuti kemeriahan tiga acara dalam satu event => Senior Festival + RUKUN’s Got Talent + Line Dance Competition.
Sabtu, 8 April, 2017, di Darmawan Park, Sentul

Banyak cara untuk memeriahkan acara:


– Tampilkan talenta anda di atas panggung RUKUN’s Got Talent.
– Hadir sebagai fans teman-teman yang akan pentas.
– Ikuti lomba Line Dance atau menari just for fun.
– Nikmati bazaar kuliner

 

 

 

Untuk informasi pendaftaran dan detail setiap acara, silahkan unduh flyer terkait, atau hubungi, kontak yang ada di flyer. atau hubungi nomor ini. 021 8795 1525.

Acara ini didukung oleh: RUKUN Senior Living, Asosiasi Senior Living Indonesia – ASLI, Senior Living D’KHAYANGAN, Alzheimer Indonesia, Ole Suites, Confidence Adult Care, Insan Medika,

Latihan otak untuk warga senior

Orang yang telah lanjut usia umumnya dikenal kolot (kuno) dan tidak dapat berubah kepribadiannya. Namun ternyata dengan melatih kemampuan mental, lansia juga dapat mengubah kepribadiannya menjadi lebih terbuka akan tantangan dan ide-ide baru.

Penelitian ini adalah yang pertama kalinya menunjukkan bahwa penanganan selain dengan memberikan obat atau psikoterapi, dapat mengubah kepribadian lansia. Temuan ini menepis asumsi bahwa kepribadian orang dewasa, khususnya lansia akan tetap bertahan terhadap perubahan.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Psychology and Aging ini melibatkan 183 orang dewasa berusia 60 tahun sampai 94 tahun. Sekitar setengah dari peserta yang terdaftar dalam program pelatihan kognitif dirancang untuk meningkatkan pengenalan pola dan memecahkan soal keterampilan.

Program ini dilakukan selama 16 minggu, meliputi sesi kelas dan seperangkat soal serta teka-teki yang harus diselesaikan di rumah. Tingkat kesulitan teka-teki meningkat dari waktu ke waktu, tetapi disesuaikan dengan tingkat keahlian peserta berdasarkan skor yang diperoleh sebelumnya. Sebagai kelompok kontrol, setengah dari peserta tidak diikutsertakan dalam program pelatihan ini.

“Program pelatihan ini dirancang agar menjadi menantang tanpa terlalu berlebihan. Ini adalah kombinasi yang baik untuk membantu seseorang menjadi nyaman dengan pengalaman dan tantangan baru,” kata peneliti, Elizabeth Stine-Morrow, profesor psikologi pendidikan di University of Illinois seperti dilansir myhealthnewsdaily.com.

Tes kemampuan kognitif dan kepribadian diberikan pada awal dan akhir penelitian. Tes kepribadian menilai lima sifat kepribadian utama: extraversion (sifat yang mudah bergaul), keramahan, kesadaran, neurotisisme dan keterbukaan.

Keterbukaan adalah ukuran dari seberapa terbuka seseorang terhadap tantangan dan hal baru. Orang yang mendapat skor tinggi pada aspek keterbukaan cenderung ingin tahu, kreatif dan terbuka pada ide-ide baru dan pengejaran intelektual.

Seperti yang diharapkan, tugas memecahkan soal ini dapat meningkatkan keterampilan peserta. Selain itu, peserta yang menyelesaikan program mengalami peningkatan nilai pada sifat kepribadian keterbukaan dibandingkan dengan yang tidak ikut dalam program ini. Sedangkan skor untuk sifat-sifat kepribadian lain tidak berubah selama penelitian.

“Tumbuhnya kepercayaan diri dalam kemampuan penalaran lansia mungkin diaktifkan oleh kesenangan yang lebih besar dari upaya-upaya yang menantang intelektualitas dan kreatifitas,” pungkas Stine-Morrow.

7 Tips yang bisa di terapkan agar Sehat Di Musim Hujan

Di Pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan ini biasanya membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Karena tubuh kita dipaksa beradaptasi dengan suhu dan kelembapan udara yang berbeda daripada sebelumnya.

 

berikut merupakan 7 Tips Agar Tetap Sehat Di Musim Hujan yaitu:

Konsumsi Vitamin
Saat pergantian musim dari musim kemarau menuju musim penghujan tubuh biasanya akan tidak secara langsung menyesuaikan kondisinya, melainkan melalui sebuah proses terlebih dahulu.

Nah, proses inilah yang biasanya mempengaruhi system imun atau kekebalan tubuh manusia menjadi lebih lemah. Saat sistem kekebalan tubuh menurun, maka penyakit akan lebih rentan menyerang. Untuk itulah konsumsi vitamin C amat dibutuhkan untuk menjaga kestabilan system imun.

Pastikan untuk Selalu ‘Higienis’ Setiap Hari
Saat musim penghujan kuman dan bakteri akan berkembang biak lebih leluasa karena kelembapan yang begitu tinggi. Untuk itulah, mengapa tubuh akan lebih rentan terhadap gangguan tubuh.

Selain itu, tangan adalah media paling umum masuknya kuman dan bakteri kedalam tubuh, secara tidak sadar Anda akan lebih banyak memasukan kuman dan bakteri kedalam tubuh melalu tangan seperti makan menggunakan tangan, menyentuh organ tubuh lain mngguankaan tangan dan lain sebagainya. Untuk itu, pastikan Anda untuk selalu higienis setiap hari dengan cara selalu membiasakan mencuci tangan.

Bersihkan Lingkungan
Hujan yang terus menerus mengguyur saat musim penghujan membaut klingkungan menjadi lebih kotor daripada saat musim kemarau.

Hal ini dipicu karena tingkat kelembapan udara yang lebih tinggi yang membaut sampai atau limbah menjadi lebih mudah membusuk yang pada akhirnya menjadi sumber kuman. Untuk itu, bersihkan lingkungan pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang untuk kuman dan bakteri berkembang biak.

Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Seringkali orang mengabaikan konsumsi terhadap air putih terutama saat musim penghujan, udara yang dingin menjadikan alasan rasa haus jarang terjadi, untuk itu seringkali Anda melewatkan mengkonsumsi air putih secara cukup.

Oleh sebab itu, pastikan jika Anda tetap mengkonsumsi cairan sedikitnya 1,5 liter perhari. Apabila Anda bosan terus-terusan mengkonsumsi air putih, air tersebut bisa ubah menjadi the tawar hangat atau air jahe yang akan membuat tubuh terasa lebih hangat.

Jaga Asupan Makanan
Tetap jaga asupan makan sehat Anda terutama saat musim penghujan. Ada baiknya, perbanyak konsumsi makanan hangat dan berkuah agar tubuh tetap merasa hangat meski udara begitu dingin. Misalnya konsumsi sup kuah, sayuran dengan kuah hangat, soto ayam dan makanan berkuah sehat lainnya.

Makan Saat Lapar
Suhu yang dingin saat musim penghujan biasanya membuat nafsu makan menjadi lebih besar. Namun sayangnya metabolisme saat musim ini menjadi lebih lambat daripada biasanya.

Namun usahakan pula untuk tidak melulu menuruti nafsu mengemil ketika perut belum terlalu merasa lapar. Perut yang secara-terus menerus diisi tanpa ada proses pembakaran yang seimbang tentunya tidak akan membawa dampak baik untuk kesehatan Anda.

Perhatikan Pola Tidur
Udara dingin saat musim penghujan mengundak rasa kantuk yang melulu. Namun jangan pernah menghiraukan rasa kantuk ini. Ambilah waktu istirahat dan tidurlah secukupnya, namun jangan pula tidur dengan waktu atau porsi yang berlebih.

Karena tubuh yang mendapatkan porsi tidur yang berlebih akan membuat tubuh menjadi lemas dan kaku pada otot. Selain itu, hindari pula begadang atau terjaga hingga larut malam. Tidur yang cukup bisa memulihkan kembali stamina dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Untuk itulah, pastika jika Anda memiliki waktu tidur yang cukup dimalam hari.

Merawat Lansia, sebuah kesenangan dan dedikasi dalam hidup

Di Indonesia, sebagai negara yang kental dengan adat ketimuran, bukanlah sebuah hal yang aneh bila dalam satu keluarga terdapat anggota keluarga yang telah lanjut usia (lansia). Lansia yang tinggal bersama kita bisa saja adalah orang tua kita, nenek atau kakek kita atau bahkan lansia yang dititipkan perawatannya kepada kita.
Pada kebanyakan negara maju, lansia banyak menghabiskan sisa hidupnya di panti – panti jompo. Pada kondisi ini tentu saja permasalahan yang terjadi tidak sekomplek bila lanjut usia dirawat di rumah. Pada panti jompo, fasilitas dan sarana perawatan telah didisain sehingga cocok untuk usia lanjut. Terlebih kebahagiaan berkumpul bersama kawan – kawan yang seusia meminimalkan respon stres pada lansia.
Fasilitas dan sarana di rumah belum tentu serupa dengan lingkungan panti jompo namun hal tersebut tentu saja tidak menjadi alasan dan hambatan dalam merawat lansia yang tinggal bersama kita. Hanya dibutuhkan teknik modifikasi lingkungan bagi lansia yang tinggal di rumah. Beberapa hal yang dapat diuji coba bersama lansia kita dirumah diantaranya :

1. Kenali psikologis warga senior, Para lansia kebanyakan akan kembali bersikap seperti anak kecil bahkan sikapnya bisa saja melebihi kemanjaan seorang balita. Tidak perlu risau, dengan memahami apa – apa yang menjadi kebutuhan lansia, kita akan bisa menjalani kehidupan yang menyenangkan bersama lansia.

2. Sediakan waktu untuk mendengarkan, Kebanyakan lansia terkait dengan pengalaman hidupnya sangat menyukai bercerita tentang masa lalu. Jangan pernah bosan untuk mendengarkan, penempatan diri sebagai pendengar yang baik tentu akan sangat membantu, walaupun kemungkinan cerita itu telah diulang sebanyak hampir seratus kali. Pikirkan bahwa suatu waktu kita mungkin saja mencapai kondisi seperti itu pada masa tua nanti.

3. Kenali saat lansia marah, Adakalanya lansia marah atau kecewa terhadap suatu hal yang tidak bisa dijelaskan penyebabnya. Penerimaan sepenuhnya terhadap kondisi marah dari lansia akan membantunya untuk kembali berpikir logis.

4. Perhatikan lingkungan rumah, Selain perhatian terhadap aspek psikologis dari lansia, hal lain yang perlu diperhatikan adalah keamanan lingkungan rumah, diantaranya : Pencahayaan, Upayakan rumah dengan pencahayaan yang cukup terutama pada tempat tempat yang sering dilalui lansia, misalnya kamar mandi, ruang makan, ruang baca, dan sebagainya.

Jangan sampai ada genangan air, Secara fisik, lansia telah banyak mengalami kemunduran. Hal tersebut tentu saja meningkatkan risiko cedera pada lansia, diantaranya terjatuh, maka keluarga bertanggungjawab untuk menjaga agar lansia tidak jatuh, salah satunya dengan tidak membiarkan adanya genangan air dilingkungan rumah.

Sediakan alat bantu, Alat bantu yang dimaksud dapat bervariasi. Sebagai contoh, peletakan tiang atau gagang pegangan pada kamar mandi dan tangga akan sangat membantu bagi lansia. Letakkan penunjuk arah/waktu atau nomor telepon penting dengan tulisan yang cukup besar dan mudah terlihat, Lansia ada yang sudah mengalami disorientasi tempat dan waktu. Penempatan jam pada dinding yang sering dilalui lansia merupakan pilihan bijaksana.

Disamping itu, penempatan penunjuk arah akan membantu lansia dapat segera menemukan ruangan yang ditujunya. Untuk nomor telepon penting atau sering digunakan oleh lansia sebaiknya diletakkan/di tempel didekat pesawat telepon.Besar tulisan harus diupayakan cukup besar agar terbaca oleh lansia. Jangan gunakan warna yang menyolok, karena dapat menyakiti mata lansia.

5. Bantu lansia melaksanakan hobi nya, Setiap orang selalu ingin melaksanakan hal – hal yang menjadi kesukaannya, begitupun dengan lansia. Sediakan kebutuhan bagi pelaksanaan hobi lansia, hal ini akan sangat membantu bagi kesehatan psikologisnya yang secara tidak langsung akan berefek bagi kesehatan fisiknya. Untuk lansia yang gemar membaca, sediakan buku – buku bacaan sesuai minatnya. Dengan membaca terjadi stimulasi otak lansia yang dapat mengurangi efek pikun bagi lansia.
Bila kita telah mencoba beberapa tips diatas, maka kehidupan bahagia bersama lansia akan tercapai. Lansia bukan lagi dipandang sebagai individu yang merepotkan namun sebagai individu yang berjasa terhadap kehidupan kita. Bila kita menjadi lansia kelak, bukankah kita juga menginginkan perlakuan serta perawatan yang baik dari anak dan cucu kita? Jika ya, maka berbahagialah bersama lansia dirumah.