Tag Archives: jenis stroke

9 Tips Mengurangi Risiko Serangan Jantung Atau Stroke

Banyak kondisi yang dapat menyebabkan bertambahnya peluang terkena penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolestrol tinggi, dan diabetes. Segeralah bertindak agar menurunkan resiko anda terkena penyakit jantung dan stroke. Banyak hal yang bisa anda lakukan untuk mengurangi resiko nya, berikut merupakan beberapa tips yang bisa anda terapkan agar anda dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung dan stroke/

 

1. Berolahraga dengan Intensitas ringan

Olahraga dengan intesitas ringan di percaya dapat menurunkan risiko serangan jantung sekitar 30-50%. Olahraga aerobik sampai 30 menit selama setidaknya 5 hari seminggu. Pada 2 hari lainnya, latihlah kekuatan. Jika merasa kelelahan, bagilah menjadi beberapa bagian, dan manfaatkan waktu sebisa mungkin. Cobalah berjalan selama 15 menit di pagi hari dan lainnya sebelum makan siang.

 

2. Menjaga berat badan yang ideal

Jika Anda mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, Anda tidak perlu kurus untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Kehilangan 5-10% berat badan anda saja sudah dapat memperbaiki kandungan kolesterol dan menurunkan tekanan darah dan gula darah dalam tubuh.

 

3. Minum Obat jantung sesuai saran dokter

Sebuah studi yang di lakukan di amerika menemukan bahwa 130,000 penduduk Amerika meninggal setiap tahun karena tidak minum obat jantung sesuai dengan saran dokter. Temukan apa yang mencegah Anda minum obat – seperti efek samping, harga, atau sering lupa – dan mintalah saran yang di anjurkan oleh dokter.

 

4. Makan Makanan bergizi

Usahakan mengikuti diet sehat dan Anda mampu mengurangi risiko penyakit jantung sebanyak 25%. Isi piring Anda dengan berbagai macam buah-buahan, sayur-sayuran, gandum utuh, ikan, dan daging tanpa lemak.

 

5. Mengurangi konsumsi Minuman Beralkohol

Jika anda memang seorang yang rutin mengkonsumsi minuman beralkohol, kabar baiknya adalah alkohol dapat membantu kerja jantung Anda. Namun, jangan salah di artikan mengkonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih juga memiliki dampak yang buruk yaitu meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, dan gejala fibrilasi atrial. Untuk mendhindari resiko dari kemungkinan terburuk, batasi kadar konsumsi alkohol anda sampai segelas saja bagi wanita dan dua gelas bagi pria.

 

6. Makan sedikit cokelat

Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang makan cokelat lebih dari sekali seminggu menurunkan risiko penyakit jantung sampai hampir 40%, diabetes sekitar 30%, dan stroke sekitar 30%. Sampai peneliti menentukan jumlah cokelat yang menurunkan risiko, jaga porsi makan Anda tetap kecil sehingga berat badan Anda tidak bertambah dan memperberat kerja jantung.

7. Berhenti merokok

Merokok meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke secara drastis. Anda bahkan tidak boleh menjadi perokok pasif.  Setiap tahun, sekitar 46,000 orang meninggal karena penyakit jantung yang disebabkan oleh paparan asap rokok.

 

8. Memeriksa kondisi Gigi

Pembersihan gigi setiap 6 bulan sekali mungkin mengurangi risiko serangan jantung sebanyak 24% dan stroke 13%. Dokter gigi mungkin juga menemukan tanda penyakit jantung – seperti gusi membengkak atau gigi rontok – sebelum Anda atau dokter menemukan gejala, sehingga Anda mendapatkan perawatan lebih cepat.

 

9. Perhatikan gejala dan segera konsultasikan dengan dokter

Jika anda merasakan gejala seperti sesak nafas, sakit dan nyeri di bagian dada, merasa lemah dan mudah pusing, gelisah dan berkeringat, Jangan hanya berharap gejala Anda akan hilang segeralah pergi ke dokter untuk mengecek kondisi anda. Dokter bisa melakukan banyak hal untuk mengobati masalah jantung.

 

Gejala,Fakta, latar belakang, mencegah penyebab penyakit stroke dan metode cara mengobati nya

 

 

Apa itu Penyakit stroke?

Stroke adalah kondisi ketika bagian dari otak kehilangan aliran darah yang terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian locale di otak. Stroke adalah penyakit serius yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.

Ketika aliran saluran darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak terputus, maka sel-sel otak akan mulai mati. Karena itu semakin cepat pasien ditangani, kerusakan yang terjadi kecil bahkan kematian bisa dihindari. Jika Anda merasakan serangan stroke atau melihat orang lain terserang stroke, segera hubungi rumah sakit, dan segera membawa nya.

Apa tanda peringatan dan gejala stroke?

mungkin tidak ada tanda-tanda peringatan stroke sampai Terjadi. Ini terjadi karena tekanan darah tinggi (hipertensi), salah satu faktor risiko terjadinya stroke, maka disebut sebagai calm killer.

Beberapa Pasien mungkin mengalami serangan iskemik transient) yang dapat dianggap sebagai stroke yang telah diselesaikan sendiri. Berikut merupakan gejala stroke yang dapat di ketahui:

1. Kebingungan seperti kesulitan dengan berbicara dan memahami.

2. Merasakan sakit kepala

3. Mati rasa pada wajah, lengan atau kaki, terutama pada satu sisi tubuh

4. Mata dan mulut pada salah satu sisi wajah penderita terlihat turun

5. Lengan si penderita mengalami kelumpuhan saat terserang stroke

Segera hubungi rumah sakit jika Anda melihat gejala-gejala di atas.

 

 

 

Masalah yang di hadapi pasien pengidap stroke

Stroke dapat menimbulkan efek masalah dalam jangka panjang. Tergantung seberapa cepat di ketahui dan diobati, pasien dapat mengalami lumpuh sementara atau permanen setelah stroke. Selain masalah di atas, pasien juga dapat mengalami hal berikut:

1. Mengalami masalah terhadap ginjal dan buang air besar.

2. Mengalami Depresi

3. Merasakan nyeri di tangan dan kaki yang semakin parah setiap harinya

4. Kelumpuhan pada satu atau kedua sisi tubuh

5. Kesulitan mengontrol emosi.

Latar belakang terjadinya stroke

Otak dapat berfungsi dengan baik jika oksigen dan nutrisi yang disediakan darah mengalir dengan baik. Jika aliran darah mengalami penghambatan, maka otak akan mengalami kerusakan, bahkan seseorang yang terkena stroke bisa meninggal.

Stroke menurut jenisnya

Jenis stroke jika dilihat dari penyebabnya di kategorikan menjadi dua yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik. Stroke iskemik terjadi jika aliran saluran darah terhenti di akibatkan oleh gumpalan darah dan stroke hemoragik terjadi jika pembuluh darah yang membawa aliran darah ke otak pecah.

Ada juga yang disebut TIA (Transient Ischemic Attack) atau stroke ringan. TIA terjadi ketika aliran darah ke otak mengalami gangguan secara sesaat yang biasanya diawali dengan gejala pusing, penglihatan menjadi dua atau lebih, tubuh secara mendadak merasa lemas, dan sulit berbicara.

Meski hanya sementara , tetap harus ditanggulangi secara serius. Karena hal ini biasanya merupakan tanda akan datangnya serangan stroke berat.

Penyakit stroke di Indonesia

Stroke merupakan salah satu penyebab kematian terbesar yang terjadi di Indonesia.

Orang-orang yang usianya lebih dari usia 65 tahun paling berisiko terkena stroke. Namun dua puluh lima persen stroke terjadi pada orang-orang yang berusia di bawah usia 65 tahun, termasuk anak-anak kecil.

Orang-orang yang merokok, kurang olah raga, dan memiliki pola makan yang buruk juga rentan terhadap encourage. Selain itu orang yang peredaran darahnya terganggu karna tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, detak jantung tidak teratur juga lebih rentan terhadap stroke.

Dampak stroke terhadap kehidupan penderitanya

Stroke dapat mempengaruhi pada kehidupan dan ketentraman Anda dalam berbagai aspek yang di rasakan. Works penyembuhannya spesifik dan tergantung pada gejala yang Anda alami dan seberapa parah gejala tersebut. beberapa ahli dan spesialis bisa membantu anda. Diantaranya adalah, psikolog, , ahli terapi bicara,ahli terapi okupasi perawat dan dokter spesialis, serta fisioterapi figure of speech bisa.

Kerusakan akibat penyakit stroke bisa menyebar dan berlangsung lama. Sebelum pulih seperti dulu, penderita harus melakukan rehabilitasi dalam waktu yang lama. Namun sebagian besar dari mereka tidak akan pernah pulih sepenuhnya.

Fakta Mengenai Stroke

A. Selama stroke, otak tidak menerima cukup oksigen atau nutrisi, menyebabkan sel-sel otak mati.

B. Ada Dua jenis utama stroke: stroke iskemik dan stroke hemoragik .

C. stroke iskemik disebabkan oleh penyempitan atau pemblokiran arteri ke otak.

D. stroke hemoragik disebabkan oleh pembuluh darah di dalam otak pecah.

E. Stroke harus didiagnosis dan diobati secepat mungkin untuk meminimalkan kerusakan otak.

F. Pengobatan tergantung pada jenis stroke.

G. stroke iskemik dapat diobati dengan obat ‘gumpalan-penghilang’.

H. stroke hemoragik dapat diobati dengan upaya pembedahan untuk memperbaiki atau blok kelemahan pembuluh darah.

I. Cara yang paling efektif untuk mencegah stroke adalah melalui mempertahankan gaya hidup sehat.

 

 

 

Pencegahan stroke

Cara terbaik untuk mencegah stroke adalah dengan mengatasi penyebab dasar dari stroke. Hal ini paling baik dilakukan dengan hidup sehat, yang berarti :

1. Makan makanan yang sehat

2. Menjaga berat badan yang sehat

3. berolahraga secara teratur

4. tidak merokok

5. Menghindari minum alkohol

Komplikasi stroke

Stroke dapat menimbulkan munculnya berbagai komplikasi penyakit, dan beberapa diantaranya dapat membahayakan nyawa si penderita. Contohnya dari komplikasi diantaranya adalah tingginya produksi cairan serebrospinal, Mendapat kesulitan untuk menelan, dan trombosis vena dalam atau penggumpalan darah pada kaki.

Metode pengobatan stroke

Sebagai dua jenis utama stroke, iskemik dan hemoragik, yang disebabkan oleh faktor-faktor yang berbeda, keduanya membutuhkan berbagai bentuk pengobatan.

Pada umumnya stroke bisa diobati dengan menggunakan obat-obatan, termasuk obat untuk merendahkan tekanan darah, menurunkan tingkat kolesterol, dan menghilangkan pembekuan darah yang terjadi.

Dalam beberapa kasus yang terjadi, operasi sangat di rekomendasikan untuk memperbaiki kerusakan yang di akibatkan oleh stroke hemoragik atau menghilangkan lemak di arteri.

Hal ini tidak hanya penting bahwa jenis stroke didiagnosis dengan cepat untuk mengurangi kerusakan terhadap otak, tetapi juga karena perawatan yang cocok untuk satu jenis stroke dapat berbahaya bagi orang yang pernah mengalami jenis yang berbeda.