Tag Archives: penyakit orang tua

Beberapa Hal yang Harus Anda Perhatikan Saat Merawat Lansia

Dalam merawat lansia ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan

 

Menurut data dari Kementerian Kesehatan, seseorang dapat di katakan sebagai lansia adalah mereka yang telah memasuki usia di atas 60 tahun atau lebih. Lansia sangat memerlukan perhatian khusus, karena kemampuan tubuhnya yang tidak sesehat atau sekuat yang dulu. Merawat lansia bisa di katakana tidak mudah akan tetapi tidak juga sulit untuk di lakukan

Beberapa hal berikut ini penting untuk Anda perhatikan dalam merawat lansia.

1. Ketahui batasan normal tekanan darah

Setiap orang memiliki standar tertentu jika terkait dengan masalah kesehatan. Misalnya, jika tekanan darah Anda biasanya 120/80 dan jika tiba-tiba tekanan darah Anda naik ke 130/90, Anda tahu ada sesuatu yang salah dan harus diperhatikan. Hal tersebut pun sama terhadap lansia. Mengetahui angka yang biasa tertera di laporan kesehatan seorang lansia dapat membantu Anda mendeteksi lebih awal jika ada yang tidak beres dengan keadaan lansia.

Sebagai perbandingan, tekanan darah yang terbilang normal adalah 120/80. Jika lebih tinggi dari 120/80 tapi kurang dari 140/90, maka keadaan tersebut dikatakan sebagai pre hipertensi, lebih dari 140/90 maka sudah tergolong hipertensi.

Tetapi ada baiknya Anda ingat bahwa semua nilai-nilai laboratorium ataupun pemeriksaan klinis juga bergantung dari faktor usia maupun jenis kelamin. Misalnya, nilai laju endap darah pada perempuan dan pada usia lanjut lebih tinggi jika dibandingkan dengan pria dan usia muda. Atau jika seorang lansia mengalami diabetes maka tekanan darahnya tidak boleh lebih dari 130/80. Karena itu, mengetahui berapa biasanya standar angka-angka tersebut pada lansia akan sangat membantu terutama jika Anda merawat lansia yang sudah memiliki penyakit sebelumnya.

2. Memperhatikan asupan gizi

Kebutuhan gizi yang di perlukan di tiap tahap kehidupan tentunya berbeda, tidak terkecuali bagi lansia. Bagi laki-laki yang memasuki usia 65 sampai 80 tahun disarankan untuk mengonsumsi 1900 kkal per hari dan yang berusia di atas 80 tahun membutuhkan 1525 kkal per harinya. Sementara perempuan berusia 65-80 tahun membutuhkan 1500 kkal dan yang berusia di atas 80 tahun membutuhkan 1425 kkal per harinya.

Sama seperti umumnya kebanyakan orang, lansia juga memerlukan asupan zat gizi yang seimbang dan beragam. Menerapkan konsep gizi seimbang pada lansia dapat membantu mencegah timbulnya penyakit. Usahakan untuk memasukkan sayur buah dalam menu sehari-hari untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral harian lansia. Jika lansia sudah merasakan sulit untuk mengunyah, sayur dan buah bisa dijus. Kombinasikan berbagai cara mengolah makanan agar kesulitan saat mencoba mengunyah tidak menjadi halangan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian dari lansia.

Jangan lupa asupan air juga tetap harus terpenuhi. Jika lansia tidak bisa minum air terlalu banyak, siasati dengan cara menyajikan makanan berkuah atau buah-buahan yang banyak mengandung air.

3. Perawatan gigi dan mulut

Berikut merupakan Beberapa masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada lansia yaitu diantaranya:

a.Warna gigi menjadi lebih gelap: pada beberapa kasus yang sudah terjadi, perubahan warna gigi ini terjadi karena perubahan pada dentin, suatu jaringan yang terdapat di bawah enamel gigi. Jika sering mengonsumsi makanan atau minuman yang dapat merubah warna gigi (seperti kopi atau teh), warna dentin dapat berubah. Penipisan enamel gigi juga dapat terjadi sehingga bisa menyebabkan lapisan yang berwarna lebih gelap untuk muncul ke permukaan.

b.Mulut kering: kondisi ini terjadi karena berkurangnya produksi air liur dalam mulut. Yang di sebabkan karena penggunaan obat, efek pengobatan kanker, atau karena penyakit tertentu yang diderita.

c.Gingivitis dan periodontitis: merupakan jenis masalah pada gusi di mana gusi menjadi kemerahan, bengkak, dan mudah sekali berdarah. Gingivitis mudah disembuhkan dengan praktik membersihkan gigi dan mulut yang benar. Kunjungan ke dokter gigi juga dapat membantu mengurangi risiko gingivitis bertambah parah. Jika tidak diobati, gingivitis akan menjadi periodontitis. Pada periodontitis, gusi seolah terpisah dari gigi dan membentuk celah atau kantung yang terinfeksi. Bakteri yang terdapat pada area terinfeksi dapat menyebabkan gigi menjadi mudah copot.

Tanyakan apakah lansia memiliki kesulitan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya. Misalnya, bisa saja lansia tidak bersih menggosok gigi karena pergelangan tangannya sudah sakit. Ada juga lansia yang tidak sadar kalau gigi palsu yang digunakan sudah kotor atau ukurannya tidak pas. Jika masalah pada gigi terus berlanjut, segera konsultasikan ke dokter.

4. Masalah kesehatan kulit

Seiring bertambahnya usia, kulit kita juga mengalami perubahan. Perubahan ini bergantung pada beberapa aspek seperti misalnya gaya hidup, pola makan, keturunan, dan kebiasaan lainnya. Terpapar sinar matahari merupakan salah satu penyebab utama kerusakan kulit. Sinar ultraviolet dapat menyebabkan kerusakan jaringan elastis pada kulit yang dapat menyebabkan kulit kendur, muncul kerutan, bahkan dapat memicu kanker kulit. Faktor lain yang berkontribusi yaitu hilangnya jaringan lemak yang terdapat antara kulit dan otot wajah, stres, gravitasi, kebiasaan menggerakkan muka (baik tersenyum maupun merengut), hingga obesitas.

Beberapa masalah kesehatan kulit yang biasa terjadi pada lansia yaitu timbulnya kerutan, garis wajah yang semakin tampak jelas (atau biasa disebut juga garis senyum), kulit kering dan gatal karena berkurangnya kelenjar minyak di kulit, bitnik hitam, hingga kanker kulit.

5. Waspadai depresi

Depresi yang di alami oleh lansia berbeda dengan mereka yang masih berusia muda. Depresi pada usia lanjut biasanya disebabkan oleh penyakit dan disabilitas. Lansia yang tadinya terbiasa beraktivitas secara bebas, mandiri tiba-tiba menjadi terbatas pergerakannya karena penyakit maupun kemampuan tubuh yang menurun juga bisa mengalami depresi.

Depresi yang terjadi pada lansia dapat memperbesar risiko munculnya penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung. Risiko kematian pada lansia yang sedang sakit lalu depresi juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan lansia sakit yang tidak depresi. Kemungkinan bunuh diri juga meningkat pada lansia yang mengalami depresi.

Menurut informasi yang di dapatkan dari National Institute of Mental Health menyatakan bahwa depresi pada usia lansia sebagai masalah kesehatan masyarakat yang harus ditangani.

Depresi yang terjadi pada lansia sulit diketahui tanda dan gejalanya. Terkadang depresi menyebabkan mereka seolah olah selalu terlihat lelah, mempunyai masalah untuk tidur, dan gampang marah atau tersinggung. Tetapi secara keseluruhan tidak ada tanda-tanda jelas seseorang mengalami depresi.

Memeriksakan diri ke dokter adalah salah satu cara yang efektif untuk menegakkan diagnosis depresi pada lansia. Jika Anda merawat lansia yang depresi, jangan lupa untuk selalu memantau keadaan lansia dan memeriksakan perubahan-perubahan yang terjadi baik pada dokter ataupun psikolog.

2 cara mengatasi masalah tidur di malam hari pada lansia

 

Umumnya senior memiliki banyak masalah untuk tidur sepanjang malam

senior cenderung memiliki waktu sulit untuk tertidur dengan pulas.

Itu berarti Anda mungkin harus bangun saat mereka terbangun. Anda perlu memastikan mereka tidak jatuh saat pergi ke kamar mandi, mencoba pergi ke luar, atau melakukan sesuatu yang membangunkan semua orang rumah.

Itu cukup melelahkan bukan? Kami punya 2 cara untuk mengatasi masalah tidur senior sehingga Anda berdua bisa beristirahat lebih banyak di malam hari.

Penyebab masalah tidur pada senior

Memahami mengapa senior mengalami kesulitan tidur nyenyak dapat membantu memperbaiki situasi Anda.

Seringkali, jika Anda bertanya mengapa mereka tidak bisa tidur, mereka tidak akan tahu atau tidak akan bisa mengungkapkannya dengan jelas. Anda mungkin harus bermain detektif untuk mengetahui penyebabnya.

Berikut merupakan beberapa hal penyebab mengapa senior mengalami kesulitan untuk tidur:

1.Ketidaknyamanan dari kondisi medis
2.Efek samping obat
3.Pergi buang air kecil ketika malam hari
4.Jadwal tidur / bangun tidak teratur
5.Siang hari tidur siang
6.Terlalu banyak waktu yang dihabiskan di tempat tidur
2 cara untuk memperbaiki tidur mereka (dan Anda!)

Untuk membantu Anda berdua tidur lebih nyenyak di malam hari, Anda harus memecahkan masalah situasi, berikut merupakan sedikit ulasannya.

selalu konsultasikan dengan dokter mereka
-Tuliskan saat mereka tidur dan bangun sekitar seminggu sehingga Anda bisa menggambarkan pola atau jadwal dengan jelas.

-Tanyakan apakah rasa sakit akibat kondisi medis atau efek samping obat bisa menimbulkan masalah. Cari tahu apakah jika meningkatkan / menurunkan dosis, mengganti obat, atau mengganti waktu pengobatan bisa memperbaiki situasi.

-Tanyakan apakah obat penghilang rasa sakit ringan sebelum tidur atau jika alat bantu tidur yang lebih aman, seperti antihistamin, bisa membantu.

Mulai merubah gaya hidup
Minuman

Mulailah mengurangi komsumsi minuman yang mengandung kafein, bahkan di siang hari. Mulai lah beralih dari kopi ke the atau ke kopi tanpa kafein jika mereka menolak untuk mengganti minuman mereka.

Batasi cairan beberapa jam sebelum tidur. Cobalah untuk membuat mereka minum lebih banyak air di awal hari.

Selalu meminyaki mereka (setidaknya mencoba) sebelum tidur.

Jika mereka bangun karena khawatir tentang kecelakaan, dorong mengenakan pakaian dalam sekali pakai di malam hari – tidak harus menggunakan, hanya untuk ketenangan pikiran.

Rutin

Buat jadwal kegiatan regular untuk mereka . Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari membantu memberi isyarat kepada tubuh mereka bahwa sudah waktunya tidur.

Batasi panjang dan frekuensi tidur siang siang, terutama di sore hari.

Turunkan jumlah waktu yang dihabiskan di tempat tidur. Misalnya, jika mereka biasanya tidur dari jam 10 malam sampai jam 8 pagi, pertimbangkan untuk pindah ke jadwal pukul 11 malam sampai jam 7 pagi.

Cobalah periode angin turun mulai satu jam sebelum tidur. Mainkan musik yang menenangkan, fokus pada aktivitas yang lembut, atau berikan pijat singkat untuk melemaskan otot.

Kenyamanan

Periksa untuk melihat apakah kasur mereka nyaman dan mendukung.

Jaga ruangan pada suhu sedang agar tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

Pertimbangkan untuk mendapatkan bantal atau boneka binatang untuk dipeluk sehingga mereka merasa aman dan hangat.

Event yang bisa di ikuti oleh warga senior, senior festival 2017

Sahabat senior dan keluarga, ikuti kemeriahan tiga acara dalam satu event => Senior Festival + RUKUN’s Got Talent + Line Dance Competition.
Sabtu, 8 April, 2017, di Darmawan Park, Sentul

Banyak cara untuk memeriahkan acara:


– Tampilkan talenta anda di atas panggung RUKUN’s Got Talent.
– Hadir sebagai fans teman-teman yang akan pentas.
– Ikuti lomba Line Dance atau menari just for fun.
– Nikmati bazaar kuliner

 

 

 

Untuk informasi pendaftaran dan detail setiap acara, silahkan unduh flyer terkait, atau hubungi, kontak yang ada di flyer. atau hubungi nomor ini. 021 8795 1525.

Acara ini didukung oleh: RUKUN Senior Living, Asosiasi Senior Living Indonesia – ASLI, Senior Living D’KHAYANGAN, Alzheimer Indonesia, Ole Suites, Confidence Adult Care, Insan Medika,

Latihan otak untuk warga senior

Orang yang telah lanjut usia umumnya dikenal kolot (kuno) dan tidak dapat berubah kepribadiannya. Namun ternyata dengan melatih kemampuan mental, lansia juga dapat mengubah kepribadiannya menjadi lebih terbuka akan tantangan dan ide-ide baru.

Penelitian ini adalah yang pertama kalinya menunjukkan bahwa penanganan selain dengan memberikan obat atau psikoterapi, dapat mengubah kepribadian lansia. Temuan ini menepis asumsi bahwa kepribadian orang dewasa, khususnya lansia akan tetap bertahan terhadap perubahan.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Psychology and Aging ini melibatkan 183 orang dewasa berusia 60 tahun sampai 94 tahun. Sekitar setengah dari peserta yang terdaftar dalam program pelatihan kognitif dirancang untuk meningkatkan pengenalan pola dan memecahkan soal keterampilan.

Program ini dilakukan selama 16 minggu, meliputi sesi kelas dan seperangkat soal serta teka-teki yang harus diselesaikan di rumah. Tingkat kesulitan teka-teki meningkat dari waktu ke waktu, tetapi disesuaikan dengan tingkat keahlian peserta berdasarkan skor yang diperoleh sebelumnya. Sebagai kelompok kontrol, setengah dari peserta tidak diikutsertakan dalam program pelatihan ini.

“Program pelatihan ini dirancang agar menjadi menantang tanpa terlalu berlebihan. Ini adalah kombinasi yang baik untuk membantu seseorang menjadi nyaman dengan pengalaman dan tantangan baru,” kata peneliti, Elizabeth Stine-Morrow, profesor psikologi pendidikan di University of Illinois seperti dilansir myhealthnewsdaily.com.

Tes kemampuan kognitif dan kepribadian diberikan pada awal dan akhir penelitian. Tes kepribadian menilai lima sifat kepribadian utama: extraversion (sifat yang mudah bergaul), keramahan, kesadaran, neurotisisme dan keterbukaan.

Keterbukaan adalah ukuran dari seberapa terbuka seseorang terhadap tantangan dan hal baru. Orang yang mendapat skor tinggi pada aspek keterbukaan cenderung ingin tahu, kreatif dan terbuka pada ide-ide baru dan pengejaran intelektual.

Seperti yang diharapkan, tugas memecahkan soal ini dapat meningkatkan keterampilan peserta. Selain itu, peserta yang menyelesaikan program mengalami peningkatan nilai pada sifat kepribadian keterbukaan dibandingkan dengan yang tidak ikut dalam program ini. Sedangkan skor untuk sifat-sifat kepribadian lain tidak berubah selama penelitian.

“Tumbuhnya kepercayaan diri dalam kemampuan penalaran lansia mungkin diaktifkan oleh kesenangan yang lebih besar dari upaya-upaya yang menantang intelektualitas dan kreatifitas,” pungkas Stine-Morrow.

10 Makanan yang di rekomendasikan untuk warga senior

Setiap orang memang sebaiknya rajin mengonsumsi makanan sehat. Namun seiring bertambahnya usia, lebih baik pola makan semakin dijaga karena penyakit juga mudah datang menyerang.

di kutip dari lama EHow, berikut merupakan makanan yang di rekomendasikan untuk sering di konsumsi oleh warga senior . Apa saja? Simak langsung selengkapnya.

1. Gandum

Gandum utuh adalah makanan pertama yang wajib dikonsumsi ketika usia sudah mencapai 50 tahun. Fungsinya adalah melancarkan pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi.

Agar gandum bisa dikonsumsi setiap hari, jadikan makanan ini sebagai pengganti nasi. Sebab selain serat, gandum juga mengandung berbagai nutrisi lain yang tidak ditemukan di dalam nasi.

2. Kacang-kacangan

Makanan super lain bagi Anda yang berusia 50 tahun ke atas adalah kacang-kacangan, termasuk di dalamnya kacang merah, kacang hitam, dan jenis kacang-kacangan lainnya.

Kacang-kacangan mengandung serat, protein, dan kalium yang bekerja melawan sodium – biasanya memicu peningkatan tekanan darah. Karena kandungan proteinnya yang tinggi, kacang-kacangan bisa dibilang sebagai pengganti daging bagi vegetarian.

3. Kentang

Makanan sehat lain yang kaya akan kalium adalah kentang. Sebaiknya kentang ini pun dinikmati bersama kulitnya yang juga bernutrisi.

Cara paling sehat memakan sayuran putih ini adalah dengan cara dikukus, dipanggang, atau dihaluskan. Ketika mengolah kentang, jangan membuang kulitnya. Namun jangan lupa untuk membersihkan kentang dengan baik agar tak ada pasir yang masih tertinggal di kulit.

4. Ikan

Dengan menambah asupan asam lemak omega-3, kondisi tubuh di usia 50 tahun akan semakin kebal terhadap penyakit. Selain itu, asam lemak omega-3 juga ampuh melawan penurunan kognitif otak dan penyakit Alzheimer.

Lantas apa sumber asam lemak omega-3 terbaik yang bisa dikonsumsi? Jawabannya adalah ikan salmon. Sebaiknya nikmati makanan segar daripada mendapatkan nutrisi tersebut dari suplemen.

5. Alpukat

Untuk urusan buah, alpukat adalah makanan yang wajib dikonsumsi jika usia sudah mencapai 50 tahun. Sebab di dalamnya mengandung lemak baik yang menyehatkan jantung.

Buah alpukat yang lezat pun bisa dinikmati dalam berbagai olahan makanan. Misalnya dimakan langsung, diolah menjadi jus, campuran salad, sampai olesan roti sebagai pengganti selai.

6. Blueberry

Buah lain yang juga lezat dan sehat adalah blueberry. Di dalamnya kaya akan antioksidan yang menjaga kekebalan tubuh, terutama bagi orang-orang lanjut usia.

Selain blueberry, buah berwarna ungu lain yang bisa dikonsumsi adalah plum dan anggur. Meskipun demikian, semakin berwarna-warni buah-buahan yang dimakan, semakin baik dampaknya bagi kesehatan. Jadi jangan ragu mencoba berbagai jenis buah lainnya.

7. Apel

Sama seperti kentang, buah apel, pir, dan persik memiliki kandungan nutrisi tinggi dalam kulitnya. Sehingga ketika makan buah-buahan tersebut, jangan membuang bagian kulit dan langsung nikmati dalam bentuk segar.

Buah paling baik dinikmati dalam bentuk segar. Sebab kandungan nutrisinya lebih tinggi dan masih lengkap. Namun jika ingin mengolahnya menjadi jus, jangan mengupas kulitnya. Sebab membuang kulit apel sama dengan membuang nutrisinya.

8. Kopi

Kabar baik bagi pecinta kopi, sebab minuman ini juga dianjurkan agar tetap dikonsumsi di usia 50 tahun ke atas. Namun jangan lupa untuk membatasi konsumsinya sebanyak satu cangkir saja setiap hari.

Kopi merupakan minuman yang kaya akan antioksidan. Meskipun demikian, penting bagi sebagian orang untuk berkonsultasi lebih dulu dengan dokter jika ingin tetap menikmati kopi di usia 50 tahunan.

9. Kue kering

Banyak orang menganggap makan sehat artinya menghapus konsumsi makanan yang rasanya manis. Padahal hal itu tidak benar. Makanan manis tetap bisa dikonsumsi, asalkan jumlahnya dibatasi.

Salah satu cara menikmati makanan manis adalah dengan makan kue kering. Anda bisa membuatnya sendiri dari bahan-bahan yang aman dan menyehatkan. Pemanis pun bisa diganti dari gula menjadi madu yang lebih bergizi.

10. Air putih

Air putih adalah komponen penting dalam diet sehat di segala usia, salah satunya bagi lansia di atas umur 50 tahun. Fungsi minum air putih sangat beragam. Mulai dari mengusir racun dari dalam tubuh sampai mengedarkan nutrisi ke seluruh sel.

Air putih adalah pilihan terbaik. Namun jika bosan dengan rasanya, coba tambahkan irisan lemon, semangka, strawberry, atau buah-buahan lain yang menyegarkan.

Merawat Lansia, sebuah kesenangan dan dedikasi dalam hidup

Di Indonesia, sebagai negara yang kental dengan adat ketimuran, bukanlah sebuah hal yang aneh bila dalam satu keluarga terdapat anggota keluarga yang telah lanjut usia (lansia). Lansia yang tinggal bersama kita bisa saja adalah orang tua kita, nenek atau kakek kita atau bahkan lansia yang dititipkan perawatannya kepada kita.
Pada kebanyakan negara maju, lansia banyak menghabiskan sisa hidupnya di panti – panti jompo. Pada kondisi ini tentu saja permasalahan yang terjadi tidak sekomplek bila lanjut usia dirawat di rumah. Pada panti jompo, fasilitas dan sarana perawatan telah didisain sehingga cocok untuk usia lanjut. Terlebih kebahagiaan berkumpul bersama kawan – kawan yang seusia meminimalkan respon stres pada lansia.
Fasilitas dan sarana di rumah belum tentu serupa dengan lingkungan panti jompo namun hal tersebut tentu saja tidak menjadi alasan dan hambatan dalam merawat lansia yang tinggal bersama kita. Hanya dibutuhkan teknik modifikasi lingkungan bagi lansia yang tinggal di rumah. Beberapa hal yang dapat diuji coba bersama lansia kita dirumah diantaranya :

1. Kenali psikologis warga senior, Para lansia kebanyakan akan kembali bersikap seperti anak kecil bahkan sikapnya bisa saja melebihi kemanjaan seorang balita. Tidak perlu risau, dengan memahami apa – apa yang menjadi kebutuhan lansia, kita akan bisa menjalani kehidupan yang menyenangkan bersama lansia.

2. Sediakan waktu untuk mendengarkan, Kebanyakan lansia terkait dengan pengalaman hidupnya sangat menyukai bercerita tentang masa lalu. Jangan pernah bosan untuk mendengarkan, penempatan diri sebagai pendengar yang baik tentu akan sangat membantu, walaupun kemungkinan cerita itu telah diulang sebanyak hampir seratus kali. Pikirkan bahwa suatu waktu kita mungkin saja mencapai kondisi seperti itu pada masa tua nanti.

3. Kenali saat lansia marah, Adakalanya lansia marah atau kecewa terhadap suatu hal yang tidak bisa dijelaskan penyebabnya. Penerimaan sepenuhnya terhadap kondisi marah dari lansia akan membantunya untuk kembali berpikir logis.

4. Perhatikan lingkungan rumah, Selain perhatian terhadap aspek psikologis dari lansia, hal lain yang perlu diperhatikan adalah keamanan lingkungan rumah, diantaranya : Pencahayaan, Upayakan rumah dengan pencahayaan yang cukup terutama pada tempat tempat yang sering dilalui lansia, misalnya kamar mandi, ruang makan, ruang baca, dan sebagainya.

Jangan sampai ada genangan air, Secara fisik, lansia telah banyak mengalami kemunduran. Hal tersebut tentu saja meningkatkan risiko cedera pada lansia, diantaranya terjatuh, maka keluarga bertanggungjawab untuk menjaga agar lansia tidak jatuh, salah satunya dengan tidak membiarkan adanya genangan air dilingkungan rumah.

Sediakan alat bantu, Alat bantu yang dimaksud dapat bervariasi. Sebagai contoh, peletakan tiang atau gagang pegangan pada kamar mandi dan tangga akan sangat membantu bagi lansia. Letakkan penunjuk arah/waktu atau nomor telepon penting dengan tulisan yang cukup besar dan mudah terlihat, Lansia ada yang sudah mengalami disorientasi tempat dan waktu. Penempatan jam pada dinding yang sering dilalui lansia merupakan pilihan bijaksana.

Disamping itu, penempatan penunjuk arah akan membantu lansia dapat segera menemukan ruangan yang ditujunya. Untuk nomor telepon penting atau sering digunakan oleh lansia sebaiknya diletakkan/di tempel didekat pesawat telepon.Besar tulisan harus diupayakan cukup besar agar terbaca oleh lansia. Jangan gunakan warna yang menyolok, karena dapat menyakiti mata lansia.

5. Bantu lansia melaksanakan hobi nya, Setiap orang selalu ingin melaksanakan hal – hal yang menjadi kesukaannya, begitupun dengan lansia. Sediakan kebutuhan bagi pelaksanaan hobi lansia, hal ini akan sangat membantu bagi kesehatan psikologisnya yang secara tidak langsung akan berefek bagi kesehatan fisiknya. Untuk lansia yang gemar membaca, sediakan buku – buku bacaan sesuai minatnya. Dengan membaca terjadi stimulasi otak lansia yang dapat mengurangi efek pikun bagi lansia.
Bila kita telah mencoba beberapa tips diatas, maka kehidupan bahagia bersama lansia akan tercapai. Lansia bukan lagi dipandang sebagai individu yang merepotkan namun sebagai individu yang berjasa terhadap kehidupan kita. Bila kita menjadi lansia kelak, bukankah kita juga menginginkan perlakuan serta perawatan yang baik dari anak dan cucu kita? Jika ya, maka berbahagialah bersama lansia dirumah.

tips makan makanan sehat bernutrisi untuk warga senior

Ketika kita menua, mengonsumsi makanan dengan baik dapat meningkatkan ketajaman mental, tingkat energi, dan ketahanan terhadap penyakit. Diet sehat juga dapat menjadi kunci untuk pandangan yang positif dan tetap secara emosi seimbang. Tapi makan yang sehat tidak harus tentang diet dan pengorbanan. Berapa pun usia Anda, makan dengan baik harus semua tentang segar, makanan lezat, bahan-bahan yang sehat, dan makan dengan teman-teman dan keluarga.

 

 

Memberi makan yang baik untuk tubuh dan pikiran

Tidak masalah usia atau kebiasaan makan Anda sebelumnya, tidak pernah terlambat mengubah diet Anda dan meningkatkan cara Anda berpikir dan merasa. Meningkatkan diet Anda sekarang dapat membantu Anda:

 

1. Hidup lebih lama dan lebih kuat – Baik imunitas meningkatkan gizi, perkelahian racun penyebab penyakit, menjaga berat badan di cek, dan mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, diabetes tipe-2, keropos tulang, dan kanker.

 

2. Mempertajam pikiran Anda – Orang yang makan buah, sayuran berdaun, dan ikan dan kacang-kacangan dikemas dengan asam lemak omega-3 dapat meningkatkan fokus dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer. teh hijau yang kaya antioksidan juga dapat meningkatkan memori dan kewaspadaan mental seperti usia Anda.

 

3. Merasa lebih baik – makanan sehat memberikan Anda lebih banyak energi dan membantu Anda terlihat lebih baik, sehingga dorongan untuk suasana hati Anda dan harga diri. Ini semua Koneksi-saat tubuh Anda merasa baik Anda merasa lebih bahagia di dalam dan luar.

 

Membuat program diet sehat

Kunci dari makan sehat adalah fokus pada secara keseluruhan, pengolahan makanan minimal  yang di butuhkan ketika usia anda bertambah. Makanan yang di maksud adalah makanan yang masih memiliki nutrisi sealami mungkin. tubuh kita merespon secara berbeda terhadap makanan yang berbeda, tergantung pada genetika dan faktor kesehatan lainnya, sehingga menemukan diet yang sehat yang bekerja terbaik untuk Anda dapat mengambil beberapa eksperimen.

A. Buah Buahan – mulailah konsumsi apel dan pisang secara rutin setiap harinya. Di anjurkan dengan 2-3 porsi sehari.

 

B. Sayuran – mulailah mengkonsumsi sayuran sayuran hijau yang kaya akan antioksidan seperti, bayam, dan brokoli serta sayuran berwarna seperti wortel dan labu, kemudian anda jus dan Coba untuk meminumnya 2-3 cangkir setiap hari.

 

C. Kalsium – Menjaga kesehatan tulang , dangan mengkonsumsi asupan kalsium yang cukup untuk mencegah penyakit osteoporosis dan patah tulang. Warga senior membutuhkan 1.200 mg kalsium per hari yang bisa di peroleh dari 1 porsi susu, yogurt, atau keju. sumber-sumber non-susu termasuk tahu, brokoli, almon, dan kubis.

D. Biji Bijian – mengkonsumsi biji bijian yang kaya akan karbohidrat contohnya memilih biji gandum utuh ketimbang tepung putih. kemudian diproses agar lebih banyak nutrisi dan lebih banyak serat.

 

E. lemak sehat – Karena lemak begitu padat kalori, dapat membuat Anda merasa kenyang dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

 

F. Protein – warga senior yang berusia di atas 50 tahun tanpa penyakit ginjal atau diabetes membutuhkan protein sekitar 1 sampai 1,5 gram per kilogram (2.2lbs) dari berat badan (0,5 g protein per pon berat badan cukup dekat).

 

Mendapatkan lebih banyak protein yang berkualitas tinggi dalam program diet Anda

Seiring pertambahan usia, mengonsumsi protein berkualitas tinggi yang cukup dapat memperbaiki mood, meningkatkan ketahanan terhadap stres, kecemasan, dan depresi, dan bahkan membantu Anda untuk berpikir secara jernih. Namun, terlalu banyak makan protein berkualitas rendah dari daging merah industri mengangkat dan produk daging olahan, seperti hot dog, dan daging asap, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, atau masalah kesehatan lainnya.

Variasikan sumber protein Anda bukan mengandalkan hanya dari daging saja, masukkan juga ikan, kacang-kacangan, kacang polong, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, susu dan keju dalam diet Anda.

Mengurangi jumlah karbohidrat yang anda konsumsi dari makanan seperti kue-kue, kue, pizza, kue dan keripik-dan menggantinya dengan protein berkualitas tinggi

 

Cobalah untuk menerapkan program “hari Senin tanpa daging” setiap minggunya. protein nabati lebih murah dibandingkan dengan daging, itu akan membuat anda sehat dan dapat menghemat biaya anda juga. Terapkan juga “Hari ikan pada hari jumat” dapat membantu mendorong Anda untuk makan lebih banyak makanan laut.

 

Air – Saat kita menua, beberapa di antara kita yang rentan terhadap dehidrasi karena pemahaman kita saat kita haus mungkin tidak akan menimbulkan efek berbahaya. Ingatlah untuk minum air secara teratur untuk menghindari infeksi saluran kemih, sembelit, dan atau kekeliruan yang di sebabkan.

 

Vitamin B – Setelah memasuki usia 50, perut Anda menghasilkan lebih sedikit asam lambung sehingga sulit untuk menyerap vitamin B-12-yang diperlukan untuk membantu menjaga darah dan saraf yang sehat. Dapatkan asupan harian yang direkomendasikan (2,4 mcg) dari makanan yang diperkaya B12 atau suplemen vitamin.

 

Vitamin D – Dengan bertambahnya usia, kulit kita kurang efisien dalam mensintesiskan vitamin D, sehingga berkonsultasilah dengan dokter Anda tentang melengkapi diet Anda dengan makanan yang diperkaya atau multivitamin, terutama jika Anda obesitas atau memiliki keterbatasan terkena sinar matahari.

 

Kurangi kadar gula dan karbohidrat olahan

Saat fungsi indera pengecap dan penciuman bau berkurang seiring bertambah usia, kita mempertahankan kemampuan untuk membedakan rasa manis yang paling lama, menyebabkan banyak warga senior untuk mengkonsumsi lebih banyak gula dan karbohidrat olahan dari yang sehat. Tidak seperti karbohidrat kompleks yang kaya serat, karbohidrat olahan atau sederhana (seperti beras putih, tepung putih, gula halus) dapat menyebabkan lonjakan dramatis dalam gula darah, diikuti oleh kondisi yang cepat yang membuat Anda merasa lapar dan rawan untuk kembali makan secara berlebihan

Mengurangi jumlah tepung, manisan, dan makanan penutup dalam diet Anda hanya merupakan sebagian dari solusi. Gula tersembunyi dalam makanan yang beragam seperti sup kaleng dan sayuran, saus pasta, margarin, makanan beku, dan banyak makanan berlabel “rendah lemak” atau “mengurangi lemak.” Semua gula tersembunyi ini memberikan kontribusi nol nutrisi tetapi banyak kalori kosong yang dapat menyebabkan perubahan suasana hati dan merusak program diet sehat..

 

Perlahan-lahan mengurangi gula dalam diet Anda sedikit pada suatu waktu. Anda akan memberi waktu selera Anda untuk menyesuaikan dan dapat menyapih diri dari keinginan untuk permen dan makanan manis.

Bukannya menambahkan gula, meningkatkan manisnya makanan dengan menggunakan makanan yang manis secara alami seperti buah, paprika, atau ubi jalar.

Ganti karbohidrat olahan dengan karbohidrat kompleks seperti oatmeal, kacang-kacangan, sayuran, andother makanan serat tinggi. Anda akan merasa lebih kenyang, lebih puas, dan memiliki lebih banyak energi.

Periksa label dan memilih produk “bebas gula” atau “tidak ditambahkan gula”. Menggunakan bahan-bahan segar atau beku bukan makanan kaleng, dan menghindari makanan cepat saji.

 

Jangan menggantikan lemak dengan karbohidrat. Produsen sering mengganti sumber lemak sehat jenuh, seperti seluruh yogurt lemak, dengan versi rendah lemak yang dikemas dengan gula atau pemanis buatan untuk menebus hilangnya rasa.

 

Hindari minuman soda dan  kopi manis. Satu kaleng soda mengandung 10-12 sendok teh gula dan sekitar 150 kalori. Bahkan pemanis buatan dapat memicu mengidam gula yang berkontribusi terhadap kenaikan berat badan. Sebaliknya, cobalah beralih ke air berkarbonasi dengan lemon atau percikan jus.

Apa itu pikun, penyebab pikun dan metode cara mengobatinya

 

Penyakit kepikunan mulai muncul ketika seseorang mulai merasa kesulitan untuk mengingat sesuatu. Meskipun kepikunan adalah fase umum dari penuaan, situasi ini juga dapat berupa sebuah gejala penyakit atau efek samping dari konsumsi obat-obatan yang tidak sesuai dosis.

Otak merupakan bagian tubuh yang paling vital dan rumit yang bertanggung jawab untuk berbagai proses yang terjadi pada anggota badan lainnya, termasuk cara otak bekerja menyimpan dan menampilkan ingatan seseorang. Ingatan sangat penting karena ingatan berisi hal yang di simpan seperti kenangan indah dan peristiwa penting yang terjadi bagi setiap orang. Dalam hal yang lebih dalam, ingatan akan membantu melengkapi hidup kita dan membuat kita lebih terkoneksi dengan emosi kita, membangun hubungan dengan orang lain, dan memperkenalkan identitas diri kita..

Namun, banyak hal yang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk dapat mengingat suatu informasi ataupun ingatan tertentu.

Masalah dengan ingatan dapat menjadi gejala awal  pikun. Perubahan tersebut sering halus dan cenderung melibatkan ingatan jangka pendek. Orang yang lebih tua mungkin dapat mengingat peristiwa yang terjadi pada tahun lalu tapi tidak ingat apa yang mereka makan sarapan tadi.

 

Gejala yang terjadi pada penderita penyakit Pikun

Gejala lain dari perubahan dalam ingatan jangka pendek meliputi lupa di mana mereka meninggalkan barang, berusaha untuk mengingat mengapa mereka memasuki ruang tertentu, atau melupakan apa yang seharusnya mereka lakukan pada hari itu.

Berikut merupakan gejala yang di ketahui, yang ada pada penderita pikun

 

Kesulitan menemukan kata yang tepat

gejala awal lain dari pikun sedang berjuang untuk mengkomunikasikan isi pikiran. Seseorang yang pikun mungkin mengalami kesulitan menjelaskan sesuatu atau menemukan kata yang tepat untuk di ungkapkan. Memulai percakapan dengan seseorang yang pikun  bisa mengalami kesulitan, dan butuh waktu lebih lama dari biasanya untuk mengerti apa yang di bicarakan.

 

Perubahan suasana hati

Perubahan suasana hati juga umum dengan penyakit pikun. Jika Andamengidap pikun, tidak selalu mudah untuk mengenali diri anda, tetapi Anda mungkin melihat perubahan dalam orang lain. Depresi, misalnya, adalah khas pikun pada awalnya.

 

Seiring dengan perubahan mood, Anda mungkin juga melihat perubahan kepribadian. Salah satu jenis khas perubahan kepribadian terlihat dari penyakit pikun adalah perubahan dari menjadi malu untuk keluar rumah. Hal ini karena kondisi sering mempengaruhi penilaian.

 

Apati

Apatis, atau kelesuan, umumnya terjadi pada gejala pikun awal. Seseorang orang yang telah mememiliki tanda tanda kepikunan bisa kehilangan minat dalam hobi atau kegiatan. Mereka mungkin tidak ingin pergi keluar lagi atau melakukan sesuatu yang menyenangkan. Mereka mungkin kehilangan minat dalam menghabiskan waktu dengan teman-teman dan keluarga, dan mereka mungkin tampak emosional dan datar.

 

Kesulitan menyelesaikan tugas-tugas mudah

menyelesaikan tugas-tugas mudah secara lebih lambat dapat menunjukkan bahwa seseorang memiliki kepikunan awal. Hal ini biasanya dimulai dengan kesulitan melakukan tugas yang lebih kompleks seperti menyeimbangkan cek buku  atau bermain game yang memiliki banyak aturan.

Seiring dengan usaha mereka untuk menyelesaikan tugas-tugas yang mudah, mereka mungkin berjuang untuk belajar bagaimana melakukan hal-hal baru atau mengikuti rutinitas baru.

 

Kebingungan

Seseorang di tahap awal kepikunan mungkin sering merasa bingung. Ketika ingatan, berpikir, atau penilaian penyimpangan, kebingungan mungkin timbul karena mereka tidak bisa lagi mengingat wajah, menemukan kata yang tepat, atau berinteraksi dengan orang-orang secara normal.

Kebingungan dapat terjadi karena sejumlah alasan dan berlaku untuk situasi yang berbeda. Misalnya, mereka mungkin salah menaruhkan kunci mobil mereka, atau mengalami kesulitan mengingat seseorang yang mereka pernah bertemu sebelumnya.

 

Kesulitan mengikuti alur cerita

Kesulitan mengikuti alur cerita dapat terjadi karena kepikunan awal. Ini adalah gejala awal klasik.

Sama seperti menemukan dan menggunakan kata yang tepat menjadi sulit, orang-orang dengan kepikunan terkadang lupa makna kata-kata yang mereka dengar atau berusaha memahami isi percakapan.

 

Merasa tak tau arah

Rasa arah dan orientasi spasial umumnya mulai memburuk dengan terjadinya kepikunan. Hal ini dapat terjadi ketika seseorang merasa kehilangan arah yang mungkin sebelumnya sering di lakukan . Hal ini juga menjadi lebih sulit untuk mengikuti serangkaian arah dan petunjuk langkah-demi-langkah.

 

Berusaha untuk beradaptasi dengan perubahan

Untuk seseorang yang menderita kepikunan pada tahap awal, pengalaman bisa menyebabkan ketakutan. Tiba-tiba, mereka tidak ingat orang yang mereka kenal atau mengikuti apa yang dikatakan orang. Mereka tidak ingat mengapa mereka pergi ke toko, dan mereka tersesat dalam perjalanan pulang.

Karena itu, mereka mungkin mendambakan rutinitas dan takut untuk mencoba pengalaman baru. Kesulitan beradaptasi untuk berubah juga merupakan gejala khas demensia awal.

 

Penyebab terjadinya Pikun

Ingatan dapat dipengaruhi oleh proses penuaan. Semakin tua seseorang, berbagai macam proses dan reaksi kimia terjadi pada beberapa organ vital, termasuk juga otak. Perubahan yang terjadi ini di sisi lain dapat mempengaruhi bagian pada otak yang mengatur sistem  panca indera dan ingatan. Ini dapat menjelaskan bagaimana orang yang usianya lebih tua lebih sulit mempelajari hal yang baru atau mengingat informasi yang baru.

Di sisi lain, terjadinya penyakit kepikunan ini dapat disebabkan oleh beberapa penyakit juga di antaranya adalah :

 

1. Demensia mempengaruhi cara berpikir, perilaku dan kemampuan untuk melakukan kegiatan biasa sehari-hari. ciri khas munculnya demensia adalah ketidakmampuan melakukan aktivitas sehari-hari yang di akibatkan dari berkurangnya kemampuan mengenali dan mengingat.

2. frontotemporal merupakan jenis demensia yang di sebabkan oleh kerusakan pada bagian depan dan temporal lobe dan demensia tubuh Lewy, yang memiliki tanda khas dan gejala yang mirip dengan penyakit Alzheimer

3. Amnesia adalah kondisi dimana seseorang tiba tiba lupa ingatan yang di akibatkan dari sebuah trauma atau kecelakaan yang terjadi pada otak . Tidak seperti yang di ketahui secara umum, amnesia tidak mengakibatkan seseorang lupa mengenai atas identitas dirinya sendiri. Namun, orang yang terkena amnesia dapat mengalami kesulitan dalam mengingat kejadian sebelum terjadinya trauma tersebut atau juga dapat mengalami kesulitan untuk mengingat ingatan jangka pendek setelah kecelakaan terjadi. Meskipun sebagian orang dapat mendapatkan ingatannya kembali, sebagian orang juga akhirnya tidak dapat mengingatnya lagi secara permanen.

4. Obat-obatan: Beberapa jenis obat-obatan, seperti obat anti depresi atau biasa disebut obat antidepresan diketahui dapat mengubah bagian otak, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kemampuan organ vital tersebut untuk menyimpan dan mengingat suatu hal kejadian.
Gaya hidup:gaya hidup seseorang juga dapat mempengaruhi seseorang terkena penyakit kepikunan, setiap orang. Seseorang yang dapat mudah terkena kepikunan biasanya kekurangan vitamin b1, suka merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol.

 

Metode Pengobatan yang Tersedia

umumnya, kepikunan, terutama yang disebabkan oleh suatu penyakit, dapat terjadi secara perlahan lahan dan ketika penyakit tersebut ditemukan, biasanya kondisinya sudah sampai ke tahap selanjutnya. Dalam sebuah penelitian terbaru, ditemukan bahwa penyakit kepikunan awal muncul pada usia 65 sampai 75 tahun keatas, tetapi kerusakan yang terjadi pada bagian otak sebenarnya sudah mulai terjadi sejak 20 tahun sebelumnya.

cara terbaik yang di yakini untuk mengatasi masalah kepikunan yang disebabkan oleh penyakit adalah dengan  melakukan pemeriksaan secara teratur, termasuk juga rutin melakukan tes darah. Pemeriksaan ini dapat memunculkan masalah kesehatan yang berpotensi kepada otak. Seseorang harus lebih memperhatikan tanda tanda yang mungkin tidak terlalu tampak, seperti tanda-tanda perubahan sikap seseorang atau semakin sulitnya seseorang meningat informasi tertentu. Perawatan dari penyakit kepikunan ini tergantung dari penyebab utamanya. Jika masalahnya disebabkan oleh faktor usia, orang tersebut dapat mengatasinya dengan cara:

1. Menuliskan aktivitas penting dan tugas tugasnya dalam sebuah catatan, sebagai pengingat
2. Melakukan aktivitas yang mengasah otak anda, seperti main teka teki silang dan menulis puisi.
3. Menceritakan ingatan kenangan anda sesering mungkin.
Seseorang yang sehat dapat mencegah terjadinya kepikunan dengan cara:

1. Tidur secara teratur, tidur yang ideal maksimal 8 jam tidak lebih.
2. Berhenti mengkonsumsi minuman beralkohol
3. Berhenti merokok
4. Menghindari kegiatan yang menyebabkan stress dan kecemasan.