Tag Archives: tips sehat

11 Cara Agar Rumah Tetap Aman Bagi Lansia

11 Penyesuaian yang perlu di lakukan, Supaya Rumah Tetap Aman Bagi Lansia

Cedera diakibatkan karena terjatuh atau terbentur bisa berakibat fatal bagi orang tercinta yang sudah memasuki usia lanjut (lansia). Jadi, bila orangtua atau kerabat Anda yang sudah lansia tetap bersikukuh untuk tinggal sendiri di rumah, Anda perlu melakukan berbagai macam penyesuaian. Ini supaya agar lansia bisa hidup secara mandiri dan Anda juga jadi lebih tenang ketika sedang tidak berada di rumah. Berikut merupakan  sebelas hal yang harus Anda perhatikan dan pastikan apabila orangtua atau lansia tinggal sendiri di rumah.

 

1. Tambah pencahayaan

Daya Penglihatan orang tua akan semakin berkurang seiring berjalannya waktu, apalagi ketika memasuki waktu malam hari. Oleh karna itu, pastikan semua ruangan di rumah sudah cukup terang untuk lansia. Pasang lampu tambahan terutama di tempat-tempat yang butuh pencahayaan maksimal, seperti di dapur, di kamar mandi, dan di ruang tengah. Jika lampunya kurang terang, lansia bisa jadi salah membaca dosis obat atau jenis bumbu masak.

 

2. Pasang railing yang kokoh

Railing atau pegangan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan lansia. Pasang railing yang kokoh, terutama di kamar mandi dan di tempat-tempat lain yang strategis. Misalnya kalau ada undakan di dalam rumah.

 

3. Sediakan tempat duduk di kamar mandi

Agar tak mudah lelah dan kehilangan keseimbangan, sediakan tempat duduk di kamar mandi. Jangan biarkan lansia duduk di atas kloset karena licin. Kalau bisa memang tempat duduk ini  cukup kuat dan ada sandarannya, agar ketika berusaha bangkit kursinya tidak akan bergeser karena licin. Untuk membantu lansia duduk dan berdiri, pasang railing di sisi tempat duduk.

 

4. Ganti toilet jongkok dengan toilet duduk

Kalau selama ini di rumah orangtua Anda masih memakai jenis toilet jongkok, segeralah ganti dengan toilet duduk yang tingginya pas. Ini karena toilet jongkok lebih berisiko dan kurang nyaman bagi lansia.

 

5. Usahakan kamar tidur di lantai satu

Jika rumah anda adalah jenis yang bertingkat. Usahakan kamar tidur untuk lansia berada di lantai satu. Kalau lansia tinggal sendiri, pindahkan kamar tidur dan kamar mandi jadi ke lantai satu supaya tak perlu naik turun tangga tanpa bantuan. Sebaiknya memang semua ruang utama (yang sering dipakai beraktivitas) terletak di lantai satu. Lantai dua bisa digunakan untuk penyimpanan barang atau kamar tamu.

 

6. Atur tinggi tempat tidur

Pastikan orang tercinta Anda bisa naik ke tempat tidur dan bangun dengan aman. Untuk itu, sebaiknya atur supaya tempat tidur tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi. Jika perlu, ganti kerangka tempat tidur yang lama. Menurut sebuah penelitian dalam Journal of the Academy of Medical-Surgical Nurses, sebaiknya tempat tidur lansia dibuat kira-kira setinggi lutut.

 

7. Hindari permukaan lantai atau keset yang licin

Agar tak mudah tergelincir, usahakan agar permukaan lantai atau keset tidak licin. Lantai dari kayu dan keramik memang lebih aman dibandingkan lantai marmer. Namun, untuk menyiasatinya Anda juga bisa memasang karpet yang teksturnya agak kasar. Pastikan juga keset di rumah menempel kuat pada permukaan lantai.

 

8. Sediakan senter di setiap sudut rumah

Untuk menyiapkan lansia dalam kondisi darurat seperti mati listrik, siapkan senter dan lampu darurat di setiap sudut rumah. Mulai dari kamar tidur, kamar mandi, dapur, ruang makan, ruang tengah, sampai garasi. Ajari orang tercinta Anda untuk mengoperasikan senter dan lampu darurat tersebut. Misalnya cara mengisi ulang daya baterai atau cara menyalakan dan mematikan lampu darurat.

 

9. Pasang bel di pagar atau pintu depan

Pendengaran lansia akan semakin melemah seiring berjalannya waktu. Jadi, pasang bel yang suaranya cukup keras di pagar atau pintu depan rumah supaya lansia tetap bisa mendengar saat ada tamu.

 

10. Pakai timer untuk memasak

Meskipun tampak sepele, timer untuk memasak sangat penting guna mencegah kebakaran atau masakan gosong. Pasalnya, lansia mungkin jadi lebih mudah lupa saat meninggalkan makanan atau rebusan air di dapur. Selalu ingatkan orangtua untuk menggunakan timer setiap kali menyalakan kompor, oven, atau penghangat makanan (microwave).

 

11. Hindari alat makan dari kaca atau keramik

Alat makan seperti piring, gelas, mangkok, dan sendok dari kaca atau keramik tebal lebih berat dan mudah pecah. Hal ini berisiko tinggi menyebabkan cedera. Maka, bila lansia sedang di tinggal di rumah sendiri gunakan alat makan dari melamin, plastik, atau keramik yang tipis dan ringan, sehingga mengurangi resiko cedera tersebut.

 

Beberapa Jenis Olahraga yang cocok Untuk warga lanjut usia

Beberapa Jenis Olahraga yang cocok Untuk warga lanjut usia

Secara umum banyak warga senior yang sudah memasuki usia 65 tahun menghabiskan waktunya selama 10 jam atau lebih hanya untuk duduk dan berbaring tanpa melakukan aktivitas lain, hal tersebut memicu gaya hidup sedentari. Menerapkan pola  Gaya hidup seperti itu sangat rentan menyebabkan munculnya berbagai penyakit degeneratif.

Oleh karena itu, para warga usia lanjut yang telah memasuki usia 65 tahun keatas di anjurkan untuk melaksanakan kegiatan olahragaolahraga harus mulai di lakukan sejak usia dini dan di lakukan sampai usia lanjut, karena dengan melakukan olahraga secara rutin dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh , bertambahnya proses metabolism tubuh, dan dapat mencegah berbagai penyakit kronis seperti diabetes mellitus, jantung koroner, stroke, hipertensi, obesitas, dan penyakit lainnya.

Berolahraga juga sangat bermanfaat untuk para warga usia lanjut diantaranya yaitu, membantu untuk menjaga kebugaran, membuat otot, sendi, serta tendon kuat dan menurunkan risiko terkena cedera.

 

Jenis olahraga apa saja yang cocok untuk para warga senior yang sudah memasuki usia lanjut? Berikut merupakan beberapa jenis olahraga yang di rekomendasikan.

 

1.Olahraga aerobik

Dengan olahraga Aerobik dapat membantu para warga usia lanjut untuk membakar lemak berlebih, menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat, dan menjaga kelenturan dan kesehatan sendi, menjaga kesehatan jantung, serta dapat meningkatkan tingkat energi tubuh secara keseluruhan. Membangun kekuatan tubuh memang membutuhkan waktu dan tergantung dengan tingkat aktivitas dan status kesehatan yang Anda miliki.

Cobalah untuk memulai dengan melakukan gerakan sederhana seperti squat atau sit-up. Proses pembentukan otot memerlukan waktu, namun melakukan olahraga sangat bermanfaat untuk lansia. Anda bisa memulainya dengan cara melakukan gerakan yang low-impact, seperti squat (menggunakan kursi yang ada di rumah), taichi, berenang, berjalan, bersepeda. Jika Anda melakukan hal tersebut dengan rutin setidaknya dalam waktu 6  minggu, Anda akan merasakan dampaknya bagi kesehatan, seperti lebih merasa bugar dan kuat.

Bila Anda berusia 65 tahun atau bahkan lebih, Center for Disease Control and Prevention (CDC) menganjurkan untuk melakukan olahraga aerobik minimal 150 menit per minggu dengan tingkat intensitas gerakan yang sedang. Sedangkan 75 menit per minggu untuk olahraga yang berintesitas tinggi.

 

2.Melatih kekuatan

Meskipun Anda melakukan olahraga untuk melatih beberapa otot saja, hal ini tetap memberikan dampak besar untuk lansia. Dengan begitu setidaknya Anda mampu dan kuat untuk mengangkat belanjaan ketika berbelanja, menaiki tangga, dan bangun dari tempat tidur atau kursi. CDC merekomendasikan untuk melatih kekuatan otot setidaknya 2 kali dalam seminggu.

 

Anda bisa melakukannya dengan berlatih mengangkat sesuatu beban yang ringan, seperti 500 gram atau 1 kg dan dilakukan secara rutin, 10 hingga 15 kali setiap latihannya. Hal ini membantu Anda untuk memperkuat otot lengan dan otot dada. Selain itu, gerakan push-up, squat, atau sit-up yang sangat sederhana untuk dilakukan dapat menguatkan otot kaki, otot punggung, otot perut, otot bahu, otot lengan, dan otot dada.

Untuk memudahkan Anda, berikut modifikasi gerakan push-up yang dapat dilakukan:

a. Berdiri berhadapan dengan tembok dan beri jarak sekitar 30 cm dari posisi Anda berdiri.

b. Condongkan badan Anda ke arah tembok dan letakkan kedua telapak tangan Anda setara dengan bahu pada tembok tersebut.

c. Perlahan-lahan, tekuk siku Anda dan lakukan seperti gerakan push-up.

Lakukan hal tersebut 10 kali.

 

3.Melatih keseimbangan

Dari data CDC, diketahui bahwa setiap tahunnya terdapat 2,5 juta lansia yang dibawa ke bagian instalasi gawat darurat akibat cedera karena jatuh. Kelompok lansia rentan cedera akibat jatuh karena kemampuan keseimbangannya menurun seiring dengan bertambahnya usia. Namun, jika keseimbangan dilatih maka hal tersebut dapat dicegah. Yoga adalah salah satu olahraga yang dapat melatih keseimbangan pada lansia. Lalu gerakan sederhana apa yang dapat dilakukan untuk melatih keseimbangan pada kelompok lansia?

Cobalah beberapa gerakan ini untuk melatih keseimbangan Anda:

a.Berdirilah membelakangi kursi. Usahakan kursi yang dipakai kuat untuk menahan diri Anda.

b.Salah satu tangan memegang pinggung, sementara letakkan telapak tangan satunya di kursi yang berada di belakang Anda.

c.Kemudian tekuk kaki kanan dan tahan selama 10 detik.

d.Lakukan hal ini bergantian dengan kaki kiri dan diulangi sebanyak 9 kali, jika lelah, Anda boleh berhenti sebentar kemudian melanjutkannya kembali.

 

 

4. Melatih kelenturan

Apakah Anda merasa kaku dan kemudian hal itu menghambat aktivitas Anda sehari-hari? Atau apakah Anda pernah merasakan otot tegang pada tubuh? Jika ya, maka hal ini menunjukkan bahwa Anda butuh melakukan peregangan. Peregangan adalah hal yang harus Anda lakukan setiap hari untuk mencegah kram otot atau kekakuan pada otot. Sebelum melakukan peregangan, mulailah dengan melakukan pemanasan dengan berjalan santai selama 3 hingga 5 menit. Berikut adalah gerakan peregangan otot leher yang dapat dilakukan bahkan ketika Anda duduk:

Perlahan-lahan putar kepala Anda ke kanan dan tahan selama 10 hingga 30 detik.

Lakukan hal tersebut namun ganti arah menjadi ke kiri.

Ulangi minimal 3 kali gerakan.

Jika Anda sudah lama tidak melakukan olahraga dan ingin memulai melakukannya kembali maka lakukan dengan pelan-pelan dan bertahap. Anda bisa secara bertahap membangun daya tahan otot, kekuatan otot, keseimbangan, lalu kelenturan tubuh. Hal yang paling sederhana dan mudah dilakukan untuk memulai  berolahraga kembali adalah dengan cara berjalan santai sekitar 5 hingga 10 menit beberapa waktu dalam seminggu ketika Anda berjalan setidaknya 30 menit dan dilakukan dengan rutin, maka tubuh Anda semakin siap untuk melakukan olahraga yang lebih sulit atau lebih lama lagi, karena kekuatan dan kebiasaannya sudah terbentuk, sehingga anda bisa melakukannya dengan rutin di kemudian hari.

 

Cara Mencegah Gejala Asam Urat pada lansia

Mencegah Gejala Asam Urat pada lansia

Asam urat atau biasa di sebut (encok) adalah jenis radang yang terjadi pada sendi yang biasa menyerang orang-orang yang telah memasuki usia lanjut. Asam urat menyebabkan beberapa hal seperti jempol kaki terasa sakit, kaku, dan bengkak, yang berlangsung selama beberapa hari bahkan bisa hingga berminggu-minggu. Gejala asam urat bisa berkembang menjadi kronis jika tidak diobati.

Untungnya asam urat bisa dengan mudah dikelola di rumah. Berikut adalah beberapa tips berguna yang bisa anda coba untuk mengatasi asam urat pada orang lanjut usia. Mengatasi gejala asam urat pada lansia supaya tidak gampang kambuh
1. Mengontrol berat badan
Orang yang memiliki berat badan yang berlebih, lebih mudah dan rentan terkena asam urat. Jadi, menjaga berat badan yang sehat sangat penting bagi lansia yang menderita asam urat. Diet rendah lemak bisa membantu Anda menurunkan berat badan dengan lebih teratur. Tapi jangan terlalu banyak mengkonsumsi daging, jeroan, dan seafood. Ketiganya mengandung banyak kandungan purin yang bisa menaikkan kadar asam urat. kurangi juga minum minuman keras, terutama bir. Alkohol dapat mengurangi kerja ginjal melepas asam urat ke dalam urin, sehingga menyebabkan penumpukan asam urat berlebih di tubuh Anda.
Yang perlu diingat, jangan makan terlalu sedikit kalori atau justru melakukan diet puasa (intermittent). Pola makan yang rendah kalori benar-benar dapat memicu serangan asam urat kambuh kembali. Minumlah setidaknya 10 gelas air setiap hari.
2. Olahraga rutin
Rutin berolahraga dapat mencegah encok kambuh di kemudian hari. Olahraga dapat menunjang program diet sehat Anda untuk menurunkan berat badan demi mengendalikan kadar asam urat dalam darah.
3. Teruskan minum obat yang diresepkan dokter
Obat-obatan yang biasanya diresepkan untuk mengatasi gejala asam urat termasuk kortikosteroid oral atau injeksi (misalnya prednisone), pereda nyeri (seperti colchicine), xanthine oxidase inhibitor (seperti allopurinol dan febuxostat), dan obat uricosuric (seperti acetazolamide, probenesid, dan losartan).
Teruskan minum obat yang diresepkan oleh dokter sesuai dosis dan petunjuk pemakaiannya. Tapi jika Anda tidak atau belum pernah diresepkan obat-obatan ini sebelumnya, jangan minum tanpa sepengetahuan dokter begitu serangan encok datang. Obat-obatan ini hanya berlaku untuk asam urat kronis, dan tidak akan efektif meredakan nyeri akut. Yang ada, keluhan Anda mungkin malah bertambah buruk.
Beritahu dokter tentang semua obat dan vitamin yang Anda minum. Dokter dapat memberi tahu Anda apakah ada obat-obatan yang Anda pakai berpotensi meningkatkan risiko hiperurisemia. Hiperurisemia adalah pembentukan asam urat dalam darah, suatu kondisi yang dapat menyebabkan encok.
4. Menyiapkan diri dengan langkah-langkah mengatasi gejala asam urat ketika kambuh
Mencegah terjadinya asam urat mungkin tidak selalu dapat dilakukan, namun ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan selama serangan asam urat terjadi untuk mengatasi efek rasa sakitnya.
Kompres dingin atau es begitu serangan dimulai untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan. Tapi jangan dikompres lebih dari 20 menit. Beri jeda setiap 10 menit setelah pengompresan pertama sebelum mengulanginya lagi (jika perlu).
Angkat bagian tubuh yang terserang asam urat lebih tinggi dari jantung Anda hingga rasa sakitnya mereda, dan berikan penyangga/pelindung di sekitar daerah yang terkena dampak untuk mengurangi tekanan Cobalah untuk mengistirahatkan daerah yang terserang asam urat.

Direkomendasikan untuk tidak terlalu banyak aktivitas menggerakkan sendi yang kena asam urat selama 24 jam setelah serangan.
Minum obat pereda nyeri, seperti ibuprofren, naproxen, dan indometachin. Namun hindari menggunakan aspirin untuk meredakan ra

sa sakit. Aspirin bisa memperparah gejala asam urat.
Jangan lupa untuk konsultasikan ke dokter untuk mengevaluasi perkembangan kondisi Anda.

2 cara mengatasi masalah tidur di malam hari pada lansia

 

Umumnya senior memiliki banyak masalah untuk tidur sepanjang malam

senior cenderung memiliki waktu sulit untuk tertidur dengan pulas.

Itu berarti Anda mungkin harus bangun saat mereka terbangun. Anda perlu memastikan mereka tidak jatuh saat pergi ke kamar mandi, mencoba pergi ke luar, atau melakukan sesuatu yang membangunkan semua orang rumah.

Itu cukup melelahkan bukan? Kami punya 2 cara untuk mengatasi masalah tidur senior sehingga Anda berdua bisa beristirahat lebih banyak di malam hari.

Penyebab masalah tidur pada senior

Memahami mengapa senior mengalami kesulitan tidur nyenyak dapat membantu memperbaiki situasi Anda.

Seringkali, jika Anda bertanya mengapa mereka tidak bisa tidur, mereka tidak akan tahu atau tidak akan bisa mengungkapkannya dengan jelas. Anda mungkin harus bermain detektif untuk mengetahui penyebabnya.

Berikut merupakan beberapa hal penyebab mengapa senior mengalami kesulitan untuk tidur:

1.Ketidaknyamanan dari kondisi medis
2.Efek samping obat
3.Pergi buang air kecil ketika malam hari
4.Jadwal tidur / bangun tidak teratur
5.Siang hari tidur siang
6.Terlalu banyak waktu yang dihabiskan di tempat tidur
2 cara untuk memperbaiki tidur mereka (dan Anda!)

Untuk membantu Anda berdua tidur lebih nyenyak di malam hari, Anda harus memecahkan masalah situasi, berikut merupakan sedikit ulasannya.

selalu konsultasikan dengan dokter mereka
-Tuliskan saat mereka tidur dan bangun sekitar seminggu sehingga Anda bisa menggambarkan pola atau jadwal dengan jelas.

-Tanyakan apakah rasa sakit akibat kondisi medis atau efek samping obat bisa menimbulkan masalah. Cari tahu apakah jika meningkatkan / menurunkan dosis, mengganti obat, atau mengganti waktu pengobatan bisa memperbaiki situasi.

-Tanyakan apakah obat penghilang rasa sakit ringan sebelum tidur atau jika alat bantu tidur yang lebih aman, seperti antihistamin, bisa membantu.

Mulai merubah gaya hidup
Minuman

Mulailah mengurangi komsumsi minuman yang mengandung kafein, bahkan di siang hari. Mulai lah beralih dari kopi ke the atau ke kopi tanpa kafein jika mereka menolak untuk mengganti minuman mereka.

Batasi cairan beberapa jam sebelum tidur. Cobalah untuk membuat mereka minum lebih banyak air di awal hari.

Selalu meminyaki mereka (setidaknya mencoba) sebelum tidur.

Jika mereka bangun karena khawatir tentang kecelakaan, dorong mengenakan pakaian dalam sekali pakai di malam hari – tidak harus menggunakan, hanya untuk ketenangan pikiran.

Rutin

Buat jadwal kegiatan regular untuk mereka . Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari membantu memberi isyarat kepada tubuh mereka bahwa sudah waktunya tidur.

Batasi panjang dan frekuensi tidur siang siang, terutama di sore hari.

Turunkan jumlah waktu yang dihabiskan di tempat tidur. Misalnya, jika mereka biasanya tidur dari jam 10 malam sampai jam 8 pagi, pertimbangkan untuk pindah ke jadwal pukul 11 malam sampai jam 7 pagi.

Cobalah periode angin turun mulai satu jam sebelum tidur. Mainkan musik yang menenangkan, fokus pada aktivitas yang lembut, atau berikan pijat singkat untuk melemaskan otot.

Kenyamanan

Periksa untuk melihat apakah kasur mereka nyaman dan mendukung.

Jaga ruangan pada suhu sedang agar tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

Pertimbangkan untuk mendapatkan bantal atau boneka binatang untuk dipeluk sehingga mereka merasa aman dan hangat.

Latihan otak untuk warga senior

Orang yang telah lanjut usia umumnya dikenal kolot (kuno) dan tidak dapat berubah kepribadiannya. Namun ternyata dengan melatih kemampuan mental, lansia juga dapat mengubah kepribadiannya menjadi lebih terbuka akan tantangan dan ide-ide baru.

Penelitian ini adalah yang pertama kalinya menunjukkan bahwa penanganan selain dengan memberikan obat atau psikoterapi, dapat mengubah kepribadian lansia. Temuan ini menepis asumsi bahwa kepribadian orang dewasa, khususnya lansia akan tetap bertahan terhadap perubahan.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Psychology and Aging ini melibatkan 183 orang dewasa berusia 60 tahun sampai 94 tahun. Sekitar setengah dari peserta yang terdaftar dalam program pelatihan kognitif dirancang untuk meningkatkan pengenalan pola dan memecahkan soal keterampilan.

Program ini dilakukan selama 16 minggu, meliputi sesi kelas dan seperangkat soal serta teka-teki yang harus diselesaikan di rumah. Tingkat kesulitan teka-teki meningkat dari waktu ke waktu, tetapi disesuaikan dengan tingkat keahlian peserta berdasarkan skor yang diperoleh sebelumnya. Sebagai kelompok kontrol, setengah dari peserta tidak diikutsertakan dalam program pelatihan ini.

“Program pelatihan ini dirancang agar menjadi menantang tanpa terlalu berlebihan. Ini adalah kombinasi yang baik untuk membantu seseorang menjadi nyaman dengan pengalaman dan tantangan baru,” kata peneliti, Elizabeth Stine-Morrow, profesor psikologi pendidikan di University of Illinois seperti dilansir myhealthnewsdaily.com.

Tes kemampuan kognitif dan kepribadian diberikan pada awal dan akhir penelitian. Tes kepribadian menilai lima sifat kepribadian utama: extraversion (sifat yang mudah bergaul), keramahan, kesadaran, neurotisisme dan keterbukaan.

Keterbukaan adalah ukuran dari seberapa terbuka seseorang terhadap tantangan dan hal baru. Orang yang mendapat skor tinggi pada aspek keterbukaan cenderung ingin tahu, kreatif dan terbuka pada ide-ide baru dan pengejaran intelektual.

Seperti yang diharapkan, tugas memecahkan soal ini dapat meningkatkan keterampilan peserta. Selain itu, peserta yang menyelesaikan program mengalami peningkatan nilai pada sifat kepribadian keterbukaan dibandingkan dengan yang tidak ikut dalam program ini. Sedangkan skor untuk sifat-sifat kepribadian lain tidak berubah selama penelitian.

“Tumbuhnya kepercayaan diri dalam kemampuan penalaran lansia mungkin diaktifkan oleh kesenangan yang lebih besar dari upaya-upaya yang menantang intelektualitas dan kreatifitas,” pungkas Stine-Morrow.

10 Makanan yang di rekomendasikan untuk warga senior

Setiap orang memang sebaiknya rajin mengonsumsi makanan sehat. Namun seiring bertambahnya usia, lebih baik pola makan semakin dijaga karena penyakit juga mudah datang menyerang.

di kutip dari lama EHow, berikut merupakan makanan yang di rekomendasikan untuk sering di konsumsi oleh warga senior . Apa saja? Simak langsung selengkapnya.

1. Gandum

Gandum utuh adalah makanan pertama yang wajib dikonsumsi ketika usia sudah mencapai 50 tahun. Fungsinya adalah melancarkan pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi.

Agar gandum bisa dikonsumsi setiap hari, jadikan makanan ini sebagai pengganti nasi. Sebab selain serat, gandum juga mengandung berbagai nutrisi lain yang tidak ditemukan di dalam nasi.

2. Kacang-kacangan

Makanan super lain bagi Anda yang berusia 50 tahun ke atas adalah kacang-kacangan, termasuk di dalamnya kacang merah, kacang hitam, dan jenis kacang-kacangan lainnya.

Kacang-kacangan mengandung serat, protein, dan kalium yang bekerja melawan sodium – biasanya memicu peningkatan tekanan darah. Karena kandungan proteinnya yang tinggi, kacang-kacangan bisa dibilang sebagai pengganti daging bagi vegetarian.

3. Kentang

Makanan sehat lain yang kaya akan kalium adalah kentang. Sebaiknya kentang ini pun dinikmati bersama kulitnya yang juga bernutrisi.

Cara paling sehat memakan sayuran putih ini adalah dengan cara dikukus, dipanggang, atau dihaluskan. Ketika mengolah kentang, jangan membuang kulitnya. Namun jangan lupa untuk membersihkan kentang dengan baik agar tak ada pasir yang masih tertinggal di kulit.

4. Ikan

Dengan menambah asupan asam lemak omega-3, kondisi tubuh di usia 50 tahun akan semakin kebal terhadap penyakit. Selain itu, asam lemak omega-3 juga ampuh melawan penurunan kognitif otak dan penyakit Alzheimer.

Lantas apa sumber asam lemak omega-3 terbaik yang bisa dikonsumsi? Jawabannya adalah ikan salmon. Sebaiknya nikmati makanan segar daripada mendapatkan nutrisi tersebut dari suplemen.

5. Alpukat

Untuk urusan buah, alpukat adalah makanan yang wajib dikonsumsi jika usia sudah mencapai 50 tahun. Sebab di dalamnya mengandung lemak baik yang menyehatkan jantung.

Buah alpukat yang lezat pun bisa dinikmati dalam berbagai olahan makanan. Misalnya dimakan langsung, diolah menjadi jus, campuran salad, sampai olesan roti sebagai pengganti selai.

6. Blueberry

Buah lain yang juga lezat dan sehat adalah blueberry. Di dalamnya kaya akan antioksidan yang menjaga kekebalan tubuh, terutama bagi orang-orang lanjut usia.

Selain blueberry, buah berwarna ungu lain yang bisa dikonsumsi adalah plum dan anggur. Meskipun demikian, semakin berwarna-warni buah-buahan yang dimakan, semakin baik dampaknya bagi kesehatan. Jadi jangan ragu mencoba berbagai jenis buah lainnya.

7. Apel

Sama seperti kentang, buah apel, pir, dan persik memiliki kandungan nutrisi tinggi dalam kulitnya. Sehingga ketika makan buah-buahan tersebut, jangan membuang bagian kulit dan langsung nikmati dalam bentuk segar.

Buah paling baik dinikmati dalam bentuk segar. Sebab kandungan nutrisinya lebih tinggi dan masih lengkap. Namun jika ingin mengolahnya menjadi jus, jangan mengupas kulitnya. Sebab membuang kulit apel sama dengan membuang nutrisinya.

8. Kopi

Kabar baik bagi pecinta kopi, sebab minuman ini juga dianjurkan agar tetap dikonsumsi di usia 50 tahun ke atas. Namun jangan lupa untuk membatasi konsumsinya sebanyak satu cangkir saja setiap hari.

Kopi merupakan minuman yang kaya akan antioksidan. Meskipun demikian, penting bagi sebagian orang untuk berkonsultasi lebih dulu dengan dokter jika ingin tetap menikmati kopi di usia 50 tahunan.

9. Kue kering

Banyak orang menganggap makan sehat artinya menghapus konsumsi makanan yang rasanya manis. Padahal hal itu tidak benar. Makanan manis tetap bisa dikonsumsi, asalkan jumlahnya dibatasi.

Salah satu cara menikmati makanan manis adalah dengan makan kue kering. Anda bisa membuatnya sendiri dari bahan-bahan yang aman dan menyehatkan. Pemanis pun bisa diganti dari gula menjadi madu yang lebih bergizi.

10. Air putih

Air putih adalah komponen penting dalam diet sehat di segala usia, salah satunya bagi lansia di atas umur 50 tahun. Fungsi minum air putih sangat beragam. Mulai dari mengusir racun dari dalam tubuh sampai mengedarkan nutrisi ke seluruh sel.

Air putih adalah pilihan terbaik. Namun jika bosan dengan rasanya, coba tambahkan irisan lemon, semangka, strawberry, atau buah-buahan lain yang menyegarkan.

7 Tips yang bisa di terapkan agar Sehat Di Musim Hujan

Di Pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan ini biasanya membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Karena tubuh kita dipaksa beradaptasi dengan suhu dan kelembapan udara yang berbeda daripada sebelumnya.

 

berikut merupakan 7 Tips Agar Tetap Sehat Di Musim Hujan yaitu:

Konsumsi Vitamin
Saat pergantian musim dari musim kemarau menuju musim penghujan tubuh biasanya akan tidak secara langsung menyesuaikan kondisinya, melainkan melalui sebuah proses terlebih dahulu.

Nah, proses inilah yang biasanya mempengaruhi system imun atau kekebalan tubuh manusia menjadi lebih lemah. Saat sistem kekebalan tubuh menurun, maka penyakit akan lebih rentan menyerang. Untuk itulah konsumsi vitamin C amat dibutuhkan untuk menjaga kestabilan system imun.

Pastikan untuk Selalu ‘Higienis’ Setiap Hari
Saat musim penghujan kuman dan bakteri akan berkembang biak lebih leluasa karena kelembapan yang begitu tinggi. Untuk itulah, mengapa tubuh akan lebih rentan terhadap gangguan tubuh.

Selain itu, tangan adalah media paling umum masuknya kuman dan bakteri kedalam tubuh, secara tidak sadar Anda akan lebih banyak memasukan kuman dan bakteri kedalam tubuh melalu tangan seperti makan menggunakan tangan, menyentuh organ tubuh lain mngguankaan tangan dan lain sebagainya. Untuk itu, pastikan Anda untuk selalu higienis setiap hari dengan cara selalu membiasakan mencuci tangan.

Bersihkan Lingkungan
Hujan yang terus menerus mengguyur saat musim penghujan membaut klingkungan menjadi lebih kotor daripada saat musim kemarau.

Hal ini dipicu karena tingkat kelembapan udara yang lebih tinggi yang membaut sampai atau limbah menjadi lebih mudah membusuk yang pada akhirnya menjadi sumber kuman. Untuk itu, bersihkan lingkungan pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang untuk kuman dan bakteri berkembang biak.

Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Seringkali orang mengabaikan konsumsi terhadap air putih terutama saat musim penghujan, udara yang dingin menjadikan alasan rasa haus jarang terjadi, untuk itu seringkali Anda melewatkan mengkonsumsi air putih secara cukup.

Oleh sebab itu, pastikan jika Anda tetap mengkonsumsi cairan sedikitnya 1,5 liter perhari. Apabila Anda bosan terus-terusan mengkonsumsi air putih, air tersebut bisa ubah menjadi the tawar hangat atau air jahe yang akan membuat tubuh terasa lebih hangat.

Jaga Asupan Makanan
Tetap jaga asupan makan sehat Anda terutama saat musim penghujan. Ada baiknya, perbanyak konsumsi makanan hangat dan berkuah agar tubuh tetap merasa hangat meski udara begitu dingin. Misalnya konsumsi sup kuah, sayuran dengan kuah hangat, soto ayam dan makanan berkuah sehat lainnya.

Makan Saat Lapar
Suhu yang dingin saat musim penghujan biasanya membuat nafsu makan menjadi lebih besar. Namun sayangnya metabolisme saat musim ini menjadi lebih lambat daripada biasanya.

Namun usahakan pula untuk tidak melulu menuruti nafsu mengemil ketika perut belum terlalu merasa lapar. Perut yang secara-terus menerus diisi tanpa ada proses pembakaran yang seimbang tentunya tidak akan membawa dampak baik untuk kesehatan Anda.

Perhatikan Pola Tidur
Udara dingin saat musim penghujan mengundak rasa kantuk yang melulu. Namun jangan pernah menghiraukan rasa kantuk ini. Ambilah waktu istirahat dan tidurlah secukupnya, namun jangan pula tidur dengan waktu atau porsi yang berlebih.

Karena tubuh yang mendapatkan porsi tidur yang berlebih akan membuat tubuh menjadi lemas dan kaku pada otot. Selain itu, hindari pula begadang atau terjaga hingga larut malam. Tidur yang cukup bisa memulihkan kembali stamina dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Untuk itulah, pastika jika Anda memiliki waktu tidur yang cukup dimalam hari.

5 Kegiatan yang bisa membuat warga senior terus bahagia di usia emas mereka

 

Sebagai salah tanda bertambahnya usia adalah kemungkinan keterbatasan fisik meningkat. Mulai berkurangnya daya penglihatan, pendengaran, keseimbangan tubuh, tingkat energi, kelincahan tubuh atau kekuatan fisik yang mungkin akan dialami. Selain itu, meningkatnya banyak penyakit kronis juga menjadi salah satu penyebab signifikan terjadinya penyakit dan kematian di Indonesia. Hal ini juga menyebabkan berkurangnya  mobilitas seseorang dan kemampuan untuk berfungsi secara bebas dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

 

Dengan standar hidup yang lebih tinggi dalam masyarakat kita, dan sistem kesehatan yang terus membaik, harapan hidup orang  Indonesia telah meningkat dari 66 tahun pada tahun 1990, menjadi 70 tahun pada tahun 2015. angkatan pertama dari baby boomer juga telah mencapai usia pensiun mereka sekarang.Baby boomer adalah sebuah istilah yang di kemukakan untuk kejadian ledakan kelahiran pasca perang dunia kedua, periode baby boomer adalah orang yang lahir pada  tahun 1946 sampai1964 tahun.   baby boomer ini dilengkapi dengan tingkat melek huruf yang lebih tinggi, di bekali dengan pekerjaan berskill tinggi dan hidup dengan kualitas hidup yang lebih baik. Namun, hidup lebih lama mungkin tidak sama dengan gaya hidup sehat dan aktif.

 

 

penting untuk memastikan bahwa warga senior dalam keadaaan sehat dan melanjutkan gaya hidup aktif mereka. Dengan demikian, mempromosikan kemandirian dan menjaga senior aktif di masyarakat telah menjadi tujuan penting dari kualitas hidup kita. Berikut adalah beberapa saran tentang bagaimana Kerja Therapist dapat memberdayakan senior dengan keterbatasan fisik para warga senior dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan sehari-hari dengan mudah dan bahagia:

 

1.Mendesain ulang Rutinitas harian mereka

 

Dalam rangka membantu warga senior tetap aktif dan mandiri, sangat penting untuk membuat perubahan yang sehat dalam kehidupan sehari-hari. Ini termasuk perencanaan setiap hari dengan fokus pada menyelesaikan tugas prioritas yang lebih tinggi untuk para warga senior. Ini membantu mereka mempertahankan rasa yang kuat dari kontrol dalam hidup mereka.

 

Di dalam aktivitas kita yang sibuk, selalu banyak kegiatan yang membuat anggota badan kita bekerja pada batasnya.kita harus menyisihkan waktu untuk pekerjaan yang perlu di selesaikan. Hal ini membantu untuk mengurangi stres. Misalnya, tugas-tugas penting yang harus diselesaikan pagi, ketika energi seseorang  sedang prima. Ini diikuti dengan tugas-tugas yang kurang penting. Memasukkan sering istirahat dalam jadwal sehari-hari juga membantu untuk memastikan bahwa tingkat energi bertahan lebih lama.

 

2.Mempermudah Kehidupan Sehari-hari

Ada banyak cara untuk mendorong senior dengan keterbatasan fisik melalui terlibat dalam kegiatan sehari-hari.

Menggunakan  gagang modifikasi dalam peralatan makan dapat membantu mereka yang mengalami kesulitan untuk menggengam saat makan sendiri. Barang-barang seperti spons panjang, buttoner dan sendok gayung dapat digunakan untuk mandi dan berpakaian. Peralatan ini memungkinkan senior terbiasa mengatasi kekakuan saat menggunakan peralatan normal lainnya. Pemindahan posisi microwave dan kompor induksi ke ketinggian yang lebih rendah juga membantu warga menyiapkan makanan untuk senior yang berada di kursi roda

 

3.meningkatkan penglihatan para warga senior

 

Ketika penglihatan warga senior mulai berkurang, sangat penting bahwa font tulisan yang lebih besar digunakan untuk membantu warga senior membaca lebih baik.

Ini termasuk seperti penandaan ulang dan memperbesar tanggal kadaluwarsa pada item makanan dan obat-obatan, serta menggunakan ponsel atau lampu dengan tombol nomor diperbesar . menggunakan alat bantu seperti kaca mata dapat membantu mereka untuk membaca koran dan label lainnya. pencahayaan yang baik di seluruh rumah, seperti lampu malam di sepanjang tangga, kamar tidur dan toilet memungkinkan orang yang kita cintai untuk bergerak dengan aman dan bebas melalui ruangan di rumah mereka.

Pencahayaan kontras yang tepat , seperti menyoroti tepi jalanan saat berjalan, juga dapat meningkatkan kesadaran mereka tentang kemungkinan bahaya.

 

4.Membuat suasana rumah yang aman dan nyaman

 

Terjatuh dapat mengancam kesehatan warga senior. Oleh karena itu, menciptakan lingkungan hidup yang aman dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk tetap beraktivitas dengan aman dan bebas.

 

Untuk mengurangi potensi warga senior terjatuh, kita dapat menghilangkan sesuatu yang dapat membahayakan  di sekitar rumah, serta mengatur ulang perabotan untuk memperluas jalan setapak. kabel longgar dan kabel harus diikat atau ditempelkan di dinding atau lantai. Mempertimbangkan menempatkan non-slip tikar di daerah basah di sekitar rumah, pegangan di toilet, dan menggunakan kamar mandi kursi atau Kursi buang air besar di samping tempat tidur, untuk meningkatkan keamanan senior dengan keterbatasan fisik.

 

Melalui penggunaan yang tepat dari peralatan yang sesuai, kita dapat mengurangi risiko jatuh di rumah.

 

 

5.Mengadakan kegiatan sosial untuk para warga senior 

 

Menjaga pikiran yang terbuka untuk mencoba kegiatan baru dan bermakna dapat menciptakan dampak positif pada kesejahteraan fisik dan mental warga senior. Memacu mereka untuk belajar keterampilan baru atau mengambil kegiatan rekreasi baru seperti nenek-nenek balet, Folkdance, kaligrafi atau kegiatan positive lainnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa belajar terus-menerus sepanjang hidup membantu menjaga kewaspadaan mental para warga senior.

 

Dengan tersedianya internet dan media sosial, warga senior juga dapat dengan mudah mengakses layanan elektronik, mengembangkan jaringan sosial mereka dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial . Mereka juga dapat memiliki teman baru dan memperbaharui hubungan mereka dengan teman lama mereka. Hal ini dapat memperkuat jaringan sosial mereka dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

 

Kesimpulannya, keterbatasan aktivitas fisik di usia tua dapat dihindari. Namun, menciptakan partisipasi sukses dalam kehidupan sehari-hari dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka saat menjalani masa emas di usia emas para warga senior. Ide-ide yang diuraikan di atas adalah beberapa dari banyak rekomendasi lain yang dapat membantu dalam membantu kemerdekaan senior dengan keterbatasan fisik. Kerja Therapistmemiliki basis keterampilan untuk menghandle masalah yang di alami oleh warga senior

Merawat Lansia, sebuah kesenangan dan dedikasi dalam hidup

Di Indonesia, sebagai negara yang kental dengan adat ketimuran, bukanlah sebuah hal yang aneh bila dalam satu keluarga terdapat anggota keluarga yang telah lanjut usia (lansia). Lansia yang tinggal bersama kita bisa saja adalah orang tua kita, nenek atau kakek kita atau bahkan lansia yang dititipkan perawatannya kepada kita.
Pada kebanyakan negara maju, lansia banyak menghabiskan sisa hidupnya di panti – panti jompo. Pada kondisi ini tentu saja permasalahan yang terjadi tidak sekomplek bila lanjut usia dirawat di rumah. Pada panti jompo, fasilitas dan sarana perawatan telah didisain sehingga cocok untuk usia lanjut. Terlebih kebahagiaan berkumpul bersama kawan – kawan yang seusia meminimalkan respon stres pada lansia.
Fasilitas dan sarana di rumah belum tentu serupa dengan lingkungan panti jompo namun hal tersebut tentu saja tidak menjadi alasan dan hambatan dalam merawat lansia yang tinggal bersama kita. Hanya dibutuhkan teknik modifikasi lingkungan bagi lansia yang tinggal di rumah. Beberapa hal yang dapat diuji coba bersama lansia kita dirumah diantaranya :

1. Kenali psikologis warga senior, Para lansia kebanyakan akan kembali bersikap seperti anak kecil bahkan sikapnya bisa saja melebihi kemanjaan seorang balita. Tidak perlu risau, dengan memahami apa – apa yang menjadi kebutuhan lansia, kita akan bisa menjalani kehidupan yang menyenangkan bersama lansia.

2. Sediakan waktu untuk mendengarkan, Kebanyakan lansia terkait dengan pengalaman hidupnya sangat menyukai bercerita tentang masa lalu. Jangan pernah bosan untuk mendengarkan, penempatan diri sebagai pendengar yang baik tentu akan sangat membantu, walaupun kemungkinan cerita itu telah diulang sebanyak hampir seratus kali. Pikirkan bahwa suatu waktu kita mungkin saja mencapai kondisi seperti itu pada masa tua nanti.

3. Kenali saat lansia marah, Adakalanya lansia marah atau kecewa terhadap suatu hal yang tidak bisa dijelaskan penyebabnya. Penerimaan sepenuhnya terhadap kondisi marah dari lansia akan membantunya untuk kembali berpikir logis.

4. Perhatikan lingkungan rumah, Selain perhatian terhadap aspek psikologis dari lansia, hal lain yang perlu diperhatikan adalah keamanan lingkungan rumah, diantaranya : Pencahayaan, Upayakan rumah dengan pencahayaan yang cukup terutama pada tempat tempat yang sering dilalui lansia, misalnya kamar mandi, ruang makan, ruang baca, dan sebagainya.

Jangan sampai ada genangan air, Secara fisik, lansia telah banyak mengalami kemunduran. Hal tersebut tentu saja meningkatkan risiko cedera pada lansia, diantaranya terjatuh, maka keluarga bertanggungjawab untuk menjaga agar lansia tidak jatuh, salah satunya dengan tidak membiarkan adanya genangan air dilingkungan rumah.

Sediakan alat bantu, Alat bantu yang dimaksud dapat bervariasi. Sebagai contoh, peletakan tiang atau gagang pegangan pada kamar mandi dan tangga akan sangat membantu bagi lansia. Letakkan penunjuk arah/waktu atau nomor telepon penting dengan tulisan yang cukup besar dan mudah terlihat, Lansia ada yang sudah mengalami disorientasi tempat dan waktu. Penempatan jam pada dinding yang sering dilalui lansia merupakan pilihan bijaksana.

Disamping itu, penempatan penunjuk arah akan membantu lansia dapat segera menemukan ruangan yang ditujunya. Untuk nomor telepon penting atau sering digunakan oleh lansia sebaiknya diletakkan/di tempel didekat pesawat telepon.Besar tulisan harus diupayakan cukup besar agar terbaca oleh lansia. Jangan gunakan warna yang menyolok, karena dapat menyakiti mata lansia.

5. Bantu lansia melaksanakan hobi nya, Setiap orang selalu ingin melaksanakan hal – hal yang menjadi kesukaannya, begitupun dengan lansia. Sediakan kebutuhan bagi pelaksanaan hobi lansia, hal ini akan sangat membantu bagi kesehatan psikologisnya yang secara tidak langsung akan berefek bagi kesehatan fisiknya. Untuk lansia yang gemar membaca, sediakan buku – buku bacaan sesuai minatnya. Dengan membaca terjadi stimulasi otak lansia yang dapat mengurangi efek pikun bagi lansia.
Bila kita telah mencoba beberapa tips diatas, maka kehidupan bahagia bersama lansia akan tercapai. Lansia bukan lagi dipandang sebagai individu yang merepotkan namun sebagai individu yang berjasa terhadap kehidupan kita. Bila kita menjadi lansia kelak, bukankah kita juga menginginkan perlakuan serta perawatan yang baik dari anak dan cucu kita? Jika ya, maka berbahagialah bersama lansia dirumah.

Apa itu Osteoporosis, penyebabnya, cara mencegah dan metode mengobatinya

 

Definisi penyakit Osteoporosis

Osteoporosis adalah Penyakit yang menyebabkan kepadatan pada tulang menurun, sehingga bisa menyebabkan tulang menjadi keropos dan retak. Osteoporosis biasanya baru diketahui saat retak pada tulang di temukan saat pasien terjatuh. Kasus yang banyak di temukan pada pasien osteoporosis ialah Retak tulang pada pergelangan tangan, tulang pinggul, dan tulang belakang.

 


Penderita Osteoporosis di Indonesia
Di Indonesia, sebanyak 53 persen wanita berusia 70 sampai 80 tahun mengidap osteoporosis, berdasarkan hasil penelitian para ahli pada tahun 2006. Penyakit osteoporosis 4 kali lipat beresiko terjadi pada wanita di bandingkan dengan pria.

Meski secara umumnya osteoporosis dialami oleh wanita menopause, osteoporosis juga dapat terjadi pada pria, wanita usia muda, dan juga kepada anak-anak. Kekurangan kalsium di duga menjadi penyebab banyaknya yang mengalami osteoporosis di Indonesia.

 

Apa Saja Gejala Osteoporosis?

Pada awalnya tidak ada tanda tanda khas yang menandakan menurunnya kepadatan tulang. Namun apabila di temukan beberapa kondisi seperti berikut bisa jadi anda terkena osteoporosis, yaitu sakit punggung, postur tubuh menjadi bungkuk, badan menjadi terlihat lebih pendek, lebih sering mengalami mengalami sakit di bagian tulang.

Terjadinya pengurangan kepadatan yang di alami tulang dapat menyebabkan tulang rawan retak. Kondisi tersebut biasanya terjadi pada bagian , pergelangan tangan, tulang belakang, lengan, atau tulang pangkal paha.
Faktor Risiko Berkembangnya Osteoporosis

Tulang Anda dapat terus beregenerasi dari waktu ke waktu. Ini menandakan bahwa tulang yang telah rapuh akan di perbaharui dengan tulang baru. Saat kita masih jadi anak kecil, tulang kita tumbuh dan mampu bergenerasi dengan cepat.

Pada saat usia antara 16 sampai 18 tahun, tulang secara perlahan akan berhenti tumbuh, tetapi massa tulang akan terus bertambah sampai pada saat usia akhir 20-an. Namun proses ini melambat seiring deng an pertambahan usia manusia.
Secara perlahan, kepadatan tulang akan makin berkurang dan proses ini dimulai sekitar umur 35 tahun.
Kurangnya mengkonsumsi makanan/minuman yang mengandung banyak kalsium menjadi salah satu
Penyebab paling besar terjadinya osteoporosis di Indonesia.
Selain usia lanjut, berikut merupakan beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko berkembangnya osteoporosis:
1.Terdapat riwayat penyakit osteoporosi yang di alami oleh anggota keluarga

2.Terlalu sering mengkonsumsi minuman beralkohol dan merokok

3.Penyakit yang menyerang kelenjar tiroid yang terlalu aktif

4.Malabsorpsi (kondisi dimana usus tidak dapat menyerap nutrisi dari makanan)

5.Memakai obat dalam jangka panjang yang dapat memengaruhi kadar hormone dan kekuatan tulang, seperti konsumsi prednisolon secara berkelanjutan.

6.Kondisi-kondisi yang diakibatkan oleh peradangan pada organ tubuh, seperti rheumatoid arthritis, penyakit paru obstruktif kronis/COPD), dan penyakit Crohn.

Mendiagnosa Penyakit Osteoporosis

Memeriksa Kepadatan Tulang
Dual energy X-ray absorptiometry/DEXA scan adalah metode pemeriksaan yang paling umum untuk memeriksa risiko keretakan tulang. Pada proses Prosedur ini tidak menyebabkan rasa sakit dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Selain itu, ada juga FRAX, menggunakan algoritma untuk mengetahui resiko patah tulang dalam waktu 10 tahun kedepan

 


Mengurangi Risiko Terkena Osteoporosis
Semua orang dapat mengurangi resiko terkena penyakit osteoporosis.di mulai dengan dengan sesegera mungkin menerapkan pola hidup dan makan sehat disertai dengan melakukan olahraga secara rutin. Perbanyak konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin D dan kalsium.jika anda adalah seorang perokok, mulai kurangi rokok yang anda hisap jika anda masih belum bisa berhenti sepenuhnya dan juga berhenti untuk meminum minuman beralkohol.

 

Mencegah Keretakan Tulang
Pasien pengidap osteoporosis secara umum di sarankan untuk mengkonsumsi obat obatatan untuk memulihkan tulang yang retak. Pilihan jenis pengobatan osteoporosis yang diberikan tergantung dari tingkat kemungkinan keretakan tulang Anda. Hal ini didasarkan pada sejumlah data seperti hasil pemeriksaan DEXA dan usia Anda.
Bagi Anda yang telah didiagnosis mengalami osteoporosis, penting bagi anda untuk tetap menjaga tulang anda dari cidera atau kegiatan lainnya yang beresiko bagi tulang.Bagi pengidap yang telah memasuki usia lanjut disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin. Menata lingkungan di sekitar rumah sehingga dapat menyebabkan .
Jika Anda merasakan terjadinya keretakan pada tulang, ada beberapa cara yang bisa di lakukan untuk membuat anda segera pulih. Sebagai contoh perawatan dengan mandi menggunakan air hangat atau menyiapkan kantong kompres dingin. Relaksasi juga bisa membantu proses pemulihan.
konsultasikan kepada dokter mengenai cara menjalani hidup saat mengalami osteoporosis.

Penanganan osteoporosis mengutamakan langkah-langkah untuk menghindari penderita jatuh maupun mengalami keretakan. Berikut ini adalah langkah-langkah awal yang disarankan bagi penderita osteoporosis, serta orang-orang lanjut usia, atau berisiko terhadap kondisi berikut ini.
a.  Jaga tubuh Anda tetap bugar dan sehat dengan olahraga dan mengatur pola makan. Tubuh yang aktif dapat membantu Anda tetap bebas bergerak dan mengurangi risiko terjatuh serta mengalami keretakan yang terjadi pada tulang.
b. Segera konsultasi dengan dokter anda jika anda merasakan sulit untuk berjalan atau sulit berdiri dengan tegap. Dokter akan mendiskusikan tindakan pencegahan agar Anda tidak merasa sakit/cidera saat beraktivitas. ini di rekomendasikan agar mengurangi dan meminimalkan penyebab cedera seperti kualitas penglihatan, penggunaan obat-obatan, serta kekuatan otot dan keseimbangan.
c. Saat anda memasuki . Meski demikian, kondisi ini bukan tidak bisa dihindari. Ada hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah atau mengurangi risiko retak tulang yang dapat terjadi akibat jatuh.
Mengenal Pengobatan untuk Osteoporosis
Jika tulang Anda mengalami keretakan atau Anda seorang penderita osteoporosis, Anda memerlukan penanganan yang dapat mengurangi risiko terjadinya keretakan yang lebih parah di masa mendatang.
Pilihan penanganan osteoporosis yang akan diberikan ditentukan berdasarkan usia, kepadatan tulang, dan faktor risiko keretakan.
Anda mungkin tidak mau mengkonsumsi obat-obatan untuk mengobati osteoporosis, tapi Anda tetap memerlukan banyak kadar kalsium dan vitamin D. setelah melakukan konsultasi mungkin Dokter akan menyarankan merubah pola makan anda dan merekomendasikan anda untuk mengkonsumsi suplemen untuk memenuhi kebutuhan ini.